Page 11 - Sinar Tani Edisi 4078
P. 11
A GRI W ACA N A Edisi 12 - 18 Maret 2025 | No. 4078 Tahun LV 11
Berhasil menjadi Petani Milenial,
Mengapa Tidak?
Oleh: Hendy Fitriandoyo,SP
enjadi seorang produktivitas dan efisiensi pertanian, bekerja sama, bersama-sama saling cara membaca berita pertanian di
petani sukses sekaligus menjadi suatu investasi membantu dengan berbagai petani media online atau surat kabar untuk
sudah pasti impian. sampai puluhan tahun mendatang. untuk meningkatkan penjualan dan mengetahui perkembangan terbaru
Tidak peduli usia, Contohnya seperti menggunakan pemasaran agar tujuan puncaknya di industri pertanian. Bisa juga
baik tua maupun pompa air untuk membantu dapat tercapai. Bisa juga melakukan mengikuti forum pertanian online
Mmuda, semuanya pengairan, traktor tangan untuk kontrak dengan berbagai restoran seperti media sosial yang membahas
ingin menjadi petani sukses. Namun menyingkirkan gulma, atau mesin lokal, sehingga memiliki pendapatan pertanian untuk memahami
perjalanannya tidak semudah potong rumput untuk memastikan tetap dan seluruh hasil tani dapat perkembangan pasar terkini.
yang dibayangkan. Terdapat lika- rumput liar tidak mengganggu terjual maksimal. Kesepuluh, mau belajar dan terus
liku kehidupan yang perlu dilalui. pertumbuhan hasil pertanian. Kedelapan, berani mencoba berinovasi agar tidak cepat puas
Meskipun sulit, bukan berarti tidak Kelima, memahami pasar, kesempatan atau peluang dan dengan apa yang ada sekarang dan
bisa menggapainya. sehingga dapat memudahkan dan mengambil risiko. Hal ini seringkali selalu berusaha memberikan inovasi
Ada beberapa kiat-kiat untuk memasarkan produk hasil pertanian membuat petani mundur karena baru demi kepuasan pelanggan.
menjadi seorang petani milenial yang baik langsung ke konsumen, takut gagal atau merugi besar. Entah itu meningkatkan kualitas
berhasil. Pertama, memilih tanaman pasar tradisonal ataupun melalui Namun terkadang, tidak bisa produk, layanan atau manfaat lainnya
yang tepat dan sesuai dengan kondisi e-commerce dengan baik. Keenam, dimungkiri justru peluang yang yang bisa dinikmati pelanggan.
iklim dan tanah wilayahnya. Selain mengembangkan kemampuan bisnis. datang dengan risiko dapat menjadi Kepuasan pelanggan menjadi ‘bahan
itu pertimbangkan juga kebutuhan Artinya perlu selalu memperlengkapi jalan untuk memperluas jangkauan bakar’ agar bisnis tetap berjalan serta
pasar sehingga dapat diperkirakan diri dengan teori terbaru, serta pasar. Tidak sedikit yang akhirnya berkembang pesat.
harga jual yang tepat. kemampuan untuk membuat hasil menjadi petani sukses karena mau Untuk menumbuhkan minat
Kedua, menjaga kesuburan tani dikenal luas sampai ke seluruh mengambil risiko tersebut. bertani di kalangan pemuda
kualitas tanah untuk pertumbuhan wilayah Indonesia hingga dunia. Tentunya pengambilan peluang tentunya tidak mudah apalagi
tanaman. Jika perlu dapat ditambah- Ketujuh, memperluas jaringan harus diimbangi dengan peren- dengan pendapatan dan keuntungan
kan pupuk secara bijak atau pasar, dapat dilakukan dengan canaan yang matang agar risiko disektor pertanian bersifat tidak
memakai pupuk organik. Jangan menentukan tujuan atau jangkauan tersebut bisa berubah menjadi pasti. Pemerintah bisa memberikan
lupa lakukan rotasi tanam. Ketiga, ke seluruh pelanggan yang sesuai keuntungan yang besar. Karenanya penyuluhan lebih lanjut kepada
pengendalian hama dan penyakit produk-produk hasil tani yang perhitungkan baik-baik setiap kali pemuda untuk membuka wawasan
secara teratur, agar tanaman dapat dihasilkan. Buat mereka menjadi ada peluang yang muncul dan buat lebih terkait dengan bertani.
tumbuh dengan sehat. pelanggan tetap dengan follow up strategi tepat untuk membuatnya *) Penulis adalah Fungsional
Keempat, gunakan teknologi dan terus meningkatkan pelayanan menjadi batu loncatan ke tempat Perencana Madya Biro
pertanian yang tepat guna dan terbaik, sehingga kepuasan mereka yang lebih tinggi. Perencanaan, Kementerian
tepat tempat. Dengan demikian, terjamin. Kesembilan, selalu mengikuti Pertanian
dapat membantu meningkatkan Karena itu, dapat dilakukan dengan perkembangan pasar dengan
SDM Handal Kolom
Syarat Tercapainya Indonesia Emas
tunting, kondisi fisik demografi, kualitas SDM memegang pewarna dan bahan kimia berbahaya
dan kesehatan seperti peranan penting. Kualitas SDM masih banyak ditemukan pada Oleh: Memed Gunawan
tinggi badan, prevalensi rendah hanya menjadi beban, bukan produk makanan olahan, sayuran
berbagai penyakit dan aset bangsa. Untuk itu kualitas dan buah. Semua ini memerlukan dukungan penuh kalau kita tidak
SIQ bukan kejadian yang SDM dipacu ditingkatkan melalui sosialisasi, pendidikan, pengawasan ingin tergilas oleh teknologi dan
terbentuk tiba-tiba. Semua itu berbagai program. Ketahanan dan tindakan hukum yang tegas. terpaan kemajuan dunia.
adalah dampak dari proses panjang pangan, pemberian makanan siang Optimisme tentang angka sta- Sejalan dengan program yang
asupan gizi dan kehidupan dalam bergizi gratis untuk anak sekolah dan tistik konsumsi pangan yang tinggi sedang berjalan, kita memerlukan
kondisi lingkungan kesehatan. ibu hamil (MBG), sosialisasi standar pun masih perlu disikapi dengan model pembelajaran untuk mandiri
Menyediakan makanan dan makanan yang memenuhi B2SA sangat hati-hati. Angka rata-rata dalam melahirkan bangsa pejuang
lingkungan yang sehat untuk (Beragam, Bergizi, Seimbang dan bisa menyesatkan karena perbedaan sehingga mereka mampu bersaing
membangun kualitas SDM yang Aman) menjadi program besar yang tingkat konsumsi antara kelompok dalam percaturan perkembangan
handal menjadi agenda prioritas diandalkan. pendapatan begitu timpang. Seba- teknologi dan ekonomi. Tapi di sisi
pemerintah saat ini. Menurut Pemberian unsur tentu seperti gian mengonsumsi berlebihan dan lain perlu keterlibatan pengusaha
FAO konsumsi daging, ikan, susu, yodium pada garam, zink melalui membuang makanan, sebagian lain besar yang telah mapan untuk
sayuran dan buah-buahan orang beras fortifikasi, atau penggunaan kekurangan, dan dua-duanya meng- membantu dalam konsep saling
Indonesia secara rata-rata rendah, benih padi yang kaya zink, dan akibatkan masalah kesehatan. Indo- menguntungkan dan saling
padahal negeri ini adalah surganya penambahan vitamin pada produk nesia termasuk negara yang paling membesarkan agar yang lemah
buah dan sayuran. Hanya konsumsi tertentu adalah contoh yang terus banyak membuang makanan sisa. bisa berlari. Kesempatan harus
karbohidrat yang menempati dipromosikan. Soal konsep, standar dan batasan diciptakan agar bangsa ini
ranking tinggi dan itu pun Masih banyak pekerjaan rumah kita sudah siap, juga program terus belajar dan memperkaya
kebanyakan berasal dari beras. Dari mengenai makanan. Mulai dari sudah digulirkan. Pembangunan pengalaman dan pengetahuan.
segi keseimbangan gizi kita juga ketersediaan, pengadaan, keter- fisik, mental serta kecerdasan dan Pemerintah melalui regulasi
harus akui masih berat ke beras. jangkauan pola konsumsi dan kualitas keterampilan sedang dilaksana- berperan untuk mema silitasi dan
Menjelang Indonesia Emas pangan. Issue tentang makanan kan. Aktivitas ekonomi dan industri menciptakan keadilan dalam
yang diharapkan jadi momentum yang tercemar, masih merupakan pangan juga tidak kurang. Sepatut- berusaha dan berkehidupan.
kemajuan memanfaatkan bonus persoalan besar. Penggunaan bahan nya seluruh bangsa memberikan Semoga.