Page 6 - Sinar Tani Edisi 4078
P. 6
6 Edisi 12 - 18 Maret 2025 | No. 4078 Tahun LV
PR Produk Ternak
Menggapai Generasi Emas tahun 2045 atau saat bangsa
Indonesia merayakan satu abad Kemerdekaan perlu
perjuangan yang tak mudah. Mungkin, harus berjuang
seperti saat pahlawan memperjuangkan kemerdekaan.
Banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Salah
satunya, ketersediaan produk pangan hewani.
elihat data yang ada, sehingga makin meningkatkan
memang produksi permintaan.
daging dan susu Boethdy mengungkapkan,
dalam negeri masih setidaknya ada tujuh hingga
defisit. Untuk susu delapan pelaku usaha telah
Mdari kebutuhan berkomitmen untuk mendatangkan
mencapai 4,7 juta ton, produksi sapi perah maupun sapi potong
dalam negeri hanya 1 juta ton. Artinya guna mendukung program
ada defisit hingga 3,7 juta ton. Begitu swasembada daging dan susu. “Kami
juga dengan daging sapi, dengan mengajak para pelaku usaha untuk
kebutuhan sebanyak 770 ribu ton, berpartisipasi dalam penyediaan sapi
produksi dalam negeri hanya 370 indukan dan meningkatkan produksi
ribu ton, sehingga ada kekurangan susu nasional,” tambahnya.
sekitar 400 ribu ton. Namun, Boethdy mengakui,
Namun untuk daging dan telur investasi di sektor peternakan,
ayam sudah surplus. Daging ayam terutama sapi perah, membutuhkan
surplus 120 ribu ton dan telur 170 ribu kesiapan infrastruktur, termasuk
ton. Kondisi tersebut menjadi sebuah lahan untuk hijauan pakan ternak.
tantangan yang tak mudah. Bahkan Pemerintah saat ini tengah bekerja
menjadi pekerjaan rumah (PR) yang sama dengan berbagai kementerian
harus dikerjakan bersama. Tak cuma dan lembaga untuk memastikan
hanya pemerintah, tapi seluruh ketersediaan lahan yang sudah ‘clear
pelaku usaha. and clean’ bagi para investor.
Memperhatikan peran, Dalam upaya mengurangi
permasalahan, tantangan dan ketergantungan terhadap impor
peluang subsektor peternakan pada susu dan daging, pemerintah juga
10 tahun kedepan, Ketua Kelompok mempercepat impor sapi perah dan
Pengolahan Direktorat Hilirisasi Hasil sapi potong dari berbagai negara.
Peternakan, Ditjen PKH Boethdy Jika sebelumnya impor hanya dari
Angkasa mengatakan, diperlukan Australia, Amerika Serikat, dan
percepatan peningkatan produksi Selandia Baru, kini pemerintah mulai
susu dan daging nasional, khususnya menjajaki opsi dari Brasil dan Meksiko
dalam mendukung program Makan untuk meningkatkan populasi sapi di
Bergizi dan Minum Susu, menuju Indonesia.
Indonesia Emas 2045. “Dalam lima tahun ke depan, kami
Pemerintah mengajak, terutama menargetkan penambahan satu juta
pelaku usaha untuk bisa ikut ekor sapi perah dan sapi potong
berpartisipasi dalam mendukung melalui pelaku usaha yang telah
penyediaan produk peternakan, berkomitmen dengan pemerintah,”
khususnya susu dan daging sapi. katanya. Pemerintah lanjut Boethdy
”Sejak awal tahun 2024 kita sudah juga mendorong pengembangan
melakukan suatu penguatan dengan sentra-sentra peternakan sapi perah
mengajak stakeholder dan pelaku di luar Pulau Jawa. Beberapa investor
usaha peternakan,” katanya saat telah menunjukkan minatnya untuk
webinar Generasi Emas Dimulai dari berinvestasi di Sulawesi Selatan dan
Meja Makan yang diselenggarakan Kalimantan Tengah. Jika berjalan
Tabloid Sinar Tani, Rabu (6/3). sesuai rencana, investasi ini akan
mulai terealisasi pada tahun 2025.
Kebut Produksi Susu dan Daging Dengan adanya strategi melakukan uji coba program minum 49.676 ekor sapi potong akan diimpor
Upaya pemerintah dalam penambahan populasi sapi susu gratis untuk anak sekolah di sepanjang 2025, dengan 1.450 ekor
meningkatkan produksi susu dan perah, diharapkan pada 2029 Banyumas. Program ini menyasar pertama dijadwalkan tiba pada Maret
daging sapi nasional kini terus ketergantungan terhadap impor 36 sekolah dengan total 5.000 siswa, 2025.
dikebut. Sejak Mei 2024, berbagai susu bisa ditekan secara signifikan. menggunakan susu pasteurisasi Selain itu, berbagai skema
langkah strategis telah dilakukan, Pemerintah menargetkan, pada produksi BBPTU-HPT Baturaden kemitraan juga diterapkan, termasuk
termasuk mengundang lebih dari tahun tersebut, impor susu hanya Ditjen PKH. pola Inti-Plasma, Joint Venture, Dairy
10 kali para stakeholder untuk tinggal 30% dari total kebutuhan “Awalnya memang tidak Village/Korporasi Peternak, hingga
mendorong investasi di sektor nasional. mudah, tapi setelah edukasi dan model Titip Impor. Pemerintah
peternakan, baik skala besar, Pemerintah telah merencanakan simulasi, anak-anak mulai terbiasa berperan sebagai fasilitator dengan
menengah, maupun kecil. “Kami pemasukan sapi perah sebanyak dan bahkan sangat antusias. Ini mempertemukan investor dan
sudah melakukan mitigasi dan 5.600 ekor pada 2025. Pada Maret membuktikan bahwa konsumsi susu pemilik lahan, serta mengatasi
penyebaran investasi sapi perah, tahun ini, sebanyak 3.160 ekor sapi bisa ditingkatkan dengan edukasi berbagai kendala yang dihadapi di
yang diharapkan dalam lima tahun perah akan mulai masuk. “Produksi yang tepat,” ungkap Boethdy. lapangan.
ke depan bisa memberikan dampak dalam negeri harus ditingkatkan, Dari sisi daging sapi, kebutuhan Dengan berbagai langkah
signifikan,” ujar Boethdy. karena konsumsi susu kita masih nasional saat ini mencapai 0,83 strategis, pemerintah optimistis
Saat ini, Indonesia masih sangat rendah dibandingkan negara- juta ton per tahun. Dengan adanya Indonesia bisa mencapai
bergantung pada impor susu hingga negara lain. Dengan adanya program peningkatan konsumsi akibat swasembada susu dan daging
80%. Namun, dengan strategi MBG, kami berharap anak-anak program MBG, kebutuhan diprediksi sapi pada 2029. Langkah ini tidak
yang diterapkan, pemerintah sekolah semakin terbiasa minum akan bertambah sekitar 0,05 juta hanya menekan impor, tapi juga
menargetkan swasembada susu susu segar,” tambahnya. ton. Karena itu, pemerintah telah meningkatkan kesejahteraan
dalam lima tahun mendatang. Sebagai bagian dari strategi memfasilitasi komitmen dari 70 peternak lokal serta mendukung
Apalagi, susu menjadi bagian meningkatkan konsumsi susu perusahaan yang siap mendatangkan pertumbuhan ekonomi nasional.
program Makan Bergizi Gratis (MBG), nasional, pemerintah telah 800 ribu ekor sapi potong. Sebanyak Herman/Yul