Page 5 - Modul Ajar Barisan Aritmatika. Desy & Haura
P. 5
GAMBARAN UMUM MODUL
RASIONALISASI
Barisan merupakan susunan bilangan yang membentuk suatu pola tertentu. Pola tersebut
berupa susunan angka yang mempunyai struktur tertentu yang tetap. Setiap anggota dari
barisan tersebut disebut dengan suku. Sementara itu deret bilangan adalah hasil penjumlahan
dari suku-suku dalam sebuah barisan. Deret bilangan terbentuk ketika kita menjumlahkan
anggota-anggota yang ada dalam barisan.
Terdapat dua jenis barisan dan deret yang menjadi pembahasan utama pada jenjang ini.
Jenis yang pertama yaitu barisan dan deret aritmatika, sementara itu jenis yang kedua barisan
dan deret geometri. Barisan aritmatika adalah urutan bilangan yang setiap suku berikutnya
diperoleh dengan menambahkan suatu bilangan tetap yang disebut dengan "beda" dari suku
sebelumnya. Beda ini dapat berupa bilangan bulat, bilangan pecahan, atau bahkan bilangan
negatif. Sehingga deret aritmatika adalah hasil penjumlahan dari suku-suku dalam barisan
aritmatika. Pada deret aritmatika, suku-suku barisan aritmatika dijumlahkan hingga suku ke-
n.
URUTAN MATERI PEMBELAJARAN
1. Mendeskripsikan ciri-ciri barisan aritmetika.
2. Menentukan suku ke-n dan beda dari barisan aritmetika.
3. Menyelesaikan permasalahan kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan konsep barisan
aritmetika.
RENCANA ASESMEN
No. Bentuk Asesmen Instrumen Penilaian Waktu
1. Diagnosti Pretest kesiapan belajar (Tes tertulis) Awal kegiatan
pembelajaran
2. Formatif Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) Selama kegiatan
Ketercapaian Profil Pelajar Pancasila : pembelajaran
• Diskusi kelompok
• Presentasi hasil diskusi
Posttest hasil belajar (Tes tertulis) Akhir kegiatan
pembelajaran
3. Sumatif Penilaian tes tertulis Akhir capaian
pembelajaran