Page 39 - E-Modul Kebijakan Cultuurstelsel Belanda di Karesidenan Madiun
P. 39

38





                     asing akibat UUA 1870 tersebut, menimbulkan berbagai


                     permasalahan  yang  kompleks.  Sehingga  kebutuhan  akan


                     birokrasi  pemerintahan  yang  lebih  tertata  sangat

                     diperlukan  pada  saat  itu.  Bahkan  kebutuhan  akan


                     perubahan birokrasi pemerintahan tersebut, menjadi salah


                     satu  faktor  yang  mendorong  terjadinya  reorganisasi


                     pemerintahan  pada  awal  abad  kedua  puluh  (Margana,


                     2017:180).

                           Pemerintahan  Hindia  Belanda  mulai  menerapkan


                     Desentralisasi  pada  tahun  1903.  Dalam  pelaksanaannya


                     Desentralisasi di tingkat lokal dilakukan secara bertahap.


                     Dalam  perkembangannya  pelaksanaan  Desentralisasi  di


                     Madiun  dimulai  dari  tingkat  Gewest  kemudian  Gemeente.

                     Desentralisasi tingkat Gewest (Residen) dilaksanakan pada


                     tahun  1907,  sedangkan  Desentralisasi  tingkat  kota


                     dilaksanakan pada tahun 1918. Desentralisasi pada tingkat


                     Gewest  (Residen)  disahkan  pada  1  April  1907,  yang


                     ditandai        dengan         terbentuknya            Gewestelijk       Raad.

                     Sebagaimana  badan  pemerintahan  otonom  Gewest


                     memiliki  parlemen  lokal  yang  terdiri  dari  berbagai


                     komposisi.  Desentralisasi  berhenti  pada  tahun  1918  dan


                     Kota Madiun merupakan salah satu kota yang mendapat

                     status Gemeente (Hudiyanto, 2020:83)
   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44