Page 18 - 11__Kepemimpinan_Perubahan
P. 18

sebuah  tantangan  yang  harus  hadapi  dan  diatasi  (growth
                         mindset).

                         Sebagai  contoh,  banyak  siswa  mengeluh  karena  sekolah
                         mereka  tidak  nyaman.  Guru-guru  terus  mengawasi  mereka.
                         Belajar  di  sekolah  membuat  mereka  frustrasi,  terpinggirkan,
                         dan  tidak  menginspirasi.  Guru  mengeluh  ketidaksetaraan
                         kualitas  dan  fasilitas  antara  sekolah  terpencil  dan  perkotaan
                         sehingga  membuat  mereka  malas  mengajar  dan  menjadikan
                         alasan  bagi  mereka  untuk  mengajar  dengan  apa  adanya.
                         Sekolah  mengeluh  karena  kekurangan  guru  sehingga  harus
                         bekerja keras mengupayakan adanya guru honorer. Orang tua
                         siswa  mengeluh  kerepotan  dengan  sistem  online  dan
                         merugikan  mereka.  Kepala  sekolah  mengeluh  karena  dana
                         BOS  telat  cair  sehingga  harus  bekerja  keras  mengendalikan
                         keterlaksanaan  dan  ketercapaian  program  kerja  mereka.
                         Kepala daerah pun mengeluh karena banyak guru yang tidak
                         kompeten  berambisi  jadi  kepala  sekolah  sehingga  jabatan
                         kepala sekolah akan diberikan ke pejabat lain.

                         Ada juga yang melihat kondisi saat ini justru sebagai tantangan
                         untuk berbuat lebih baik, lebih banyak. Mereka memandangnya
                         sebagai  ladang  untuk  beramal  baik.  Semua  kondisi  tersebut
                         mengisyaratkan betapa pentingnya kepemimpinan perubahan.
                         Kepemimpinan  perubahan,  secara  khusus  dalam  bidang
                         pendidikan, bisa dimaknai sebagai upaya untuk menciptakan
                         kondisi-kondisi  baru  agar  hubungan  antara  guru  dan  siswa
                         berkembang (Ken Robinson, 2015: 72).
                         Agar  kondisi  baru  di  atas  tercipta,  fokus  kepemimpinan
                         perubahan  harus  mengacu  pada  keefektifan  kinerja  kepala
                         sekolah. Lalu bagaimanakah kita bisa menjadi kepala sekolah
                         yang efektif? Untuk memahami hal tersebut, perhatikan ilustrasi
                         di bawah ini.











                                                    KEPEMIMPINAN PERUBAHAN   |   7
   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22   23