Page 84 - 11__Kepemimpinan_Perubahan
P. 84

e)  Kepala  sekolah  kurang  memiliki  kapabilitas  untuk
                            melakukan perubahan di sekolah.
                         f)  Instruksi  dan  pelatihan  yang  diberikan  kepada  kepala
                            sekolah tidak cukup untuk melakukan perubahan di sekolah.
                         g)  Faktor eksternal yang tidak bisa dikendalikan oleh kepala
                            sekolah.
                         h)  Kepala sekolah lemah dalam kepemimpinan sehingga tidak
                            cukup efektif dalam memberikan arahan kepada staf.
                         i)  Sistem informasi tidak cukup untuk memonitor implementasi
                            perubahan.

                        Untuk  dapat  melakukan  perubahan  secara  efektif  sehingga
                        beberapa  hal  yang  menimbulkan  kegagalan  itu  bisa  dihindari
                        maka  kepala  sekolah  harus  mampu  melakukan  perubahan
                        secara  terencana,  sistematis  dan  terukur.  Biasanya  hal  ini
                        dikenal  sebagai  SMART  (Specific,  Measurable,  Attainable,
                        Realistic, Time Bound). Kepala sekolah juga harus memahami
                        fungsi  manajemen,  yakni  Planning-Implementing-Evaluating
                        (PIE) (Dalton Mc Farland:1959).

                        Untuk  membuat  tindak  perubahan  yang  bermanfaat,  berbeda
                        secara  signifikan  dan  otentik  maka  kepala  sekolah  dapat
                        menerapkan beberapa mantra berikut ini. Mantra adalah sebuah
                        prosedur  pakem  yang  diterapkan  oleh  seseorang  pada  saat
                        melakukan  aksi  dimanapun  dan  kapanpun  juga  tindakan  itu
                        dilakukan (James Kerr, 2013).

                        1)  Experiencial  Learning  (EL)  dengan  Design-Conduct-
                           Evaluation-Feedback;  yang  kemudian  dimodifikasi
                           menjadi:

                           1.  Persiapan
                           2.  Pelaksanaan
                           3.  Monitoring dan Evaluasi
                           4.  Refleksi

                        2)  Edwards Deming Cycle dengan P-D-C-A, yaitu:
                           1.  Plan (perencanaan)

                                                   KEPEMIMPINAN PERUBAHAN   |   73
   79   80   81   82   83   84   85   86   87   88   89