Page 41 - MODUL 5 APRESIASI SENI DAN PEMBELAJARANNFinish
P. 41
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, Suharsimi. (1992). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi
Aksara
Campbell, Bonnie H. dan Ruptic, Cynthia A. (1994). Practical Aspects of
Authentic Assessment-Putting The Pieces Together, Seattle Pacific
University and Seattle University, USA: Christtoper-Gordon Publishers,
Inc.
Djaali, Pudji Muljono dan Ramly. (2000). Pengukuran Dalam Bidang
Pendidikan. Jakarta: Program Pasca Sarjana Universitas Negeri Jakarta.
Goldberg, Merryl. (1997). Arts and Learning in Multicultural and Multilingual
Setting. New York: Longman.
Grounlund, Norman, E. (1982). Constructing Achievment Test. Engelwood
Cliffs, New Jersey: Prentice-Hall.
Nitko, Anthony J. (1996). Educational Assessment of Students. Englewood
Cliffs, New Jersey : Prentice Hall. Inc.
Sahman, H. (1993). Mengenali Dunia Seni Rupa, Tentang Seni, Karya Seni,
Aktivitas Kreatif, Apresiasi, Kritik dan Estetika. Semarang: IKIP
Semarang Press.
Silberman, Melvin L. (2006). Active Learning: 101 Cara Belajar Peserta didik
Aktif. Bandung:Penerbit Nusamedia.
Soedarso SP. (1990) Tinjauan Seni Sebuah Pengantar untuk Apresiasi Seni.
Yogyakarta: Saku Dayar Sana Yogyakarta.
Suradisastra, Djodjo, dkk. (2000). Evaluasi Pendidikan. Jakarta : Bahan Ajar-
UNJ.
Yahya, Amri. (2001). Evaluasi dalam Perspektif Pendidikan Seni – Pidato Ilmiah
Penganugerahan Gelar Kehormatan Doctor Honoris Causa di Bidang
Evaluasi Pendidikan Seni. Universitas Negeri Yogyakarta.
Zainul, Asmawi dan Nasution Noehi. (1997). Penilaian Hasil Belajar. Jakarta :
Pusat Antar University.
35