Page 63 - E-Modul-27-11-24
P. 63

E-Module








                            2.  Reliabilitas

                                Reliabilitas,  yang  berarti  dapat  dipercaya.  Reliabilitas  digunakan  untuk
                            mengetahui  konsistensi  dari  alat  ukur  yang  digunakan  dapat  diandalkan  dan
                            konsisten jika pengukuran tersebut diulang (Dewi, 2018).
                            Cara-cara Menentukan Reliabilitas Instrumen
                            a.  Reliabilitas Eksternal

                                  Reliabilitas eksternal dilakukan dengan beberapa metode, diantaranya: 1)
                             metode paralel, 2) metode tes ulang dan 3) metode belah dua:
                             1.  Metode Tes Ulang, atau metode stabilitas dilakukan dengan mengujicobakan

                                sebuah  tes  kepada  sekelompok  siswa  sebanyak  2  kali  pada  waktu  yang
                                berbeda.
                             2.  Metode  Bentuk  Paralel,  dikenal  denga  metode  ekuivalen  yang  dilakukan
                                dengan  mengujicobakan  2  buah  instrumen  yang  dibuat  hampir  sama.  Uji
                                coba  dilakukan  terhadap  sekelompok  responden.  Responden  akan

                                mengerjakan  atau  mengisi  kedua  buah  tes.  Kemudian  skor  kedua  tes
                                tersebut akan dikorelasikan dengan teknik korelasi Product Moment, angka
                                korelasi ini menunjukkan tingkat reliabilitas instrumen.
                            3.  Metode Belah Dua, digunakan untuk mengatasi kelemahan-kelemahan yang

                                terjadi  pada  metode  bentuk  paralel  dan  metode  tes  ulang  karena
                                memungkinkan mengestimasi reliabilitas tanpa melakukan tes 2 kali (Asrul et
                                al., 2014).
                                  Menentukan indeks reliabilitas, digunakan rumus Kuder Richardson (KR-
                             20) seperti yang dikemukakan oleh (Arikunto, 2012), yaitu sebagai berikut:


                                S  = ∑xt –   (∑  )²                                      r11 =           ² − ∑  .    }
                                                                                  
                                                      n
                                Keterangan :
                                r11= Reliabilitas tes secara keseluruhan
                                N= Jumlah pengikut tes
                                 2
                                S = Varian total
                                   

                                  Hasil  perhitungan  koefesien  reliabilitas  butir  soal  diinterpresentasikan
                            menggunakan krikteria reliabilitas, yaitu dalam Tabel 15 berikut ini:







                                                                                                    53
   58   59   60   61   62   63   64   65   66   67   68