Page 4 - DUKUNGAN BADAN POM BAGI NEGARA ISLAM MENUJU KEMANDIRIAN OBAT DAN VAKSIN__
P. 4
Judul : BPOM Siap Dukung Ketersediaan Obat dan Vaksin di Negara Anggota
OKI
Nama Media : liputan6.com
Tanggal : 25 Juli 2019
Page/URL : https://www.liputan6.com/health/read/4021445/bpom-siap-dukung-
ketersediaan-obat-dan-vaksin-di-negara-anggota-
oki?related=dable&utm_expid=.9Z4i5ypGQeGiS7w9arwTvQ.1&utm_referrer=
Tipe Media : Online
Liputan6.com, Bandung- Badan
Pengawas Obat dan Makanan
(BPOM) RI menyatakan siap
mendukung ketersediaan akses obat
dan vaksin yang aman, berkhasiat,
dan bermutu bagi seluruh warga di
negara anggota Organisasi Kerja
Sama Islam (OKI). Ini merupakan
tindak lanjut dari kesepakatan
Deklarasi Jakarta dan rencana aksi
OKI, sebagai langkah konkret untuk
meningkatkan kemandirian serta kemudahan akses obat dan vaksin.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan POM RI Penny K. Lukito usai membuka acara
sosialisasi hasil pertemuan pertama kepala otoritas regulatori obat negara-negara OKI.
Inti pertemuan itu membahas kolaborasi academic-business-government (ABG).
“Indonesia sebagai penggagas pertemuan dan tuan rumah tentu memiliki tanggung jawab
moral atas tindak lanjut hasil pertemuan dan kesinambungan forum otoritas pengawas
obat negara-negara anggota OKI tersebut,” ujar Penny K. Lukito di Hotel Aston, Jalan DR.
Djundjunan, Bandung, Kamis (25/7/2019).
Berbagai kegiatan strategis yang tertuang dalam rencana aksi OKI akan dibicarakan lebih
lanjut. Semisal, ujar Penny, tantangan obat dan vaksin halal serta pengembangan sistem
yang efektif dalam pemberantasan obat palsu.
Penny berpendapat seluruh agenda tersebut perlu ditindaklanjuti dan dipikirkan bersama,
demi kepentingan bangsa yang bermuara kepada peningkatan kesehatan masyarakat
Indonesia. Untuk itu Badan POM RI, seluruh elemen masyarakat seperti pemerintah,
akademisi, dan pelaku usaha perlu saling mendukung agar semuanya terealisasi.
"Upaya implementasi hasil pertemuan OKI Lanyang strategis ini, guna meningkatkan
peran strategis Indonesia dalam forum OKI, mendorong kerja sama antar negara-negara
anggota OKI melalui kerja sama teknis dan program perkuatan kapasitas serta
meningkatkan akses pasar atau ekspor obat dan vaksin ke negara anggota OKI. Deklarasi
Jakarta dan Rencana Aksi OKI, serta rencana implementasinya telah memperoleh
dukungan penuh dari negara-negara anggota OKI sebagaimana tertuang dalam
Resolution on Health Matters pada Konferensi Tingkat Menteri Luar Negeri (KTM) OKI
ke-46 tanggal 1-2 Maret 2019 di Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab," ucap Penny.

