Page 39 - Badan POM Pastikan Terus Kawal Keamanan dan Mutu Vaksin COVID-19 Sebelum dan Selama Peredaran
P. 39

Judul                 : Ini Alasan BPOM Belum Terbitkan Izin EUA Vaksin Sinovac

               Nama Media            : idntimes.com

               Tanggal               : 9 Januari 2021

               Halaman/URL           : https://www.idntimes.com/news/indonesia/dini-
                                     suciatiningrum/ini-alasan-bpom-belum-terbitkan-izin-eua-vaksin-
                                     sinovac

               Tipe Media            : Media Online



                                                             Badan  Pengawas  Obat  dan  Makanan
                                                             (BPOM)       sampai     saat    ini   belum
                                                             menerbitkan  izin  penggunaan  darurat
                                                             atau emergency use authorization (EUA)
                                                             Vaksin  Sinovac,  padahal Presiden  Joko
                                                             "Jokowi" Widodo sudah dijadwalkan akan
                                                             disuntik  vaksin  pada  Rabu,  13  Januari
                                                             2021.

                                                             Lalu,  apa  alasan  BPOM  belum  juga
                                                             keularkan izin tersebut?

               Kepala  Badan  Pengawas  Obat  dan  Makanan  (BPOM)  Penny  Lukito  mengatakan,
               saat  ini  Badan  POM  masih  mengevaluasi  hasil  uji  kinis  tahap  akhir  vaksin
               Coronavac (Sinovac) yang dilaksanakan di Bandung.

               "Evaluasi  data  sudah  dilakukan  sejak  bulan  Oktober  2020.  Per  hari  ini  intensif
               dilakukan rapat evaluasi bersama tim Komnas Penilai Obat terhadap data-data yang
               sudah  didapatkan  dengan  lengkap,"  katanya  dalam  konferensi  pers  daring,  Jumat
               (8/1/2020).

               1. Imunogenisitas jadi parameter penting menunjukkan khasiat vaksin
   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44