Page 32 - 210819_Minyak Kelapa Sawit Aman
P. 32
Judul : BPOM Larang Peredaran Produk Makanan Berlabel Bebas Minyak
Sawit
Nama Media : katadata.co.id
Tanggal : 22 Agustus 2019
Halaman/URL : https://katadata.co.id/berita/2019/08/22/bpom-larang-peredaran-produk-
makanan-berlabel-bebas-minyak-sawit
Tipe Media : Online
Balai Pengawas Obat dan Makanan
(BPOM) akan melarang peredaran
produk makanan olahan berlabel bebas
minyak sawit (Palm Oil Free) di
Indonesia. Kepala BPOM Penny
Kusumastuti Lukito mengatakan
pencantuman label ini dinilai melanggar
salah satu aturan BPOM. "Berdasarkan
aturan BPOM yang ada, dilarang
mencantumkan pernyataan tidak
mengandung sesuatu," kata dia di
kantornya, Jakarta, Rabu (21/8).
Produsen juga harus mencantumkan
data kandungan produk tersebut agar terdapat bukti saintifik. Dengan begitu, produsen
diharapkan tidak hanya mengikuti tren kesehatan saat ini.
Adapun detail larangan tersebut tercantum dalam Peraturan Badan Pengawas Obat dan
Makanan Nomor 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan. Dalam Pasal 67 Bagian F
disebutkan bahwa pengusaha dilarang mencantumkan pernyataan yang memuat ketiadaan
suatu komponen yang secara alami tidak ada dalam pangan olahan, kecuali ada data
pendukung/standar umum pangan olahan yang mengandung komponen tersebut. Penny
menambahkan, larangan pencantuman logo tidak mengandung bahan tertentu juga berlaku
bagi bahan lainnya, seperti gluten dan monosodium glutamate (MSG).
Namun berdasarkan Peraturan Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan Nomor 13
Tahun 2016, pencantuman klaim bebas gluten dapat dilakukan dengan pemenuhan
persyaratan. Oleh karena itu, BPOM menegaskan produk yang berlabel Palm Oil Free
merupakan produk ilegal. Adapun, larangan produk berlabel Palm Oil Free tersebut berlaku
produk impor dan produksi dalam negeri.
Untuk produksi dalam negeri, produk tersebut umumnya buatan Usaha Mikro Kecil dan
Menengah (UMKM) dengan izin edar dari Dinas Kesehatan masing-masing daerah. Produsen
seharusnya berkoordinasi dengan Balai BPOM yang berada di setiap daerah."Harusnya
produsen paham ada regulasi seperti ini," ujarnya.
Ke depan, BPOM akan mengedukasi masyarakat agar tidak membeli produk tersebut hanya
karena mengikuti tren. Sebab, hal ini bisa berdampak besar terhadap industri minyak sawit di
dalam negeri."Ini akan ada upaya edukasi dan sosialisasi bersama," ujarnya. Sebagai
informasi, industri kelapa sawit tengah menghadapi masalah pencantuman label Palm Oil
Free. Pada 2018, Indonesia telah meminta pelabelan bebas minyak sawit itu dihentikan. Hal
ini disampaikan melalui pertemuan Komite Hambatan Teknis Perdagangan Barang (TBT)
Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) di Swiss.

