Page 37 - 210819_Minyak Kelapa Sawit Aman
P. 37
Judul : Demi Sawit, BPOM Larang Makanan Berlabel 'Palm Oil Free'
Nama Media : cnnindonesia.com
Tanggal : 22 Agustus 2019
Halaman/URL : https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20190822113358-92-423691/demi-
sawit-bpom-larang-makanan-berlabel-palm-oil-free
Tipe Media : Online
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan
Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)
menegaskan tidak akan menyetujui
pendaftaran produk makanan dan
kosmetik yang mencantumkan klaim
'Bebas Minyak Sawit' (Palm Oil Free).
Hal ini menjadi bagian dari upaya
pengawasan dan penindakan instansi
negara itu.
"Untuk peran Badan POM, khususnya,
mengedukasi pelaku usaha makanan
dan kosmetik untuk dilarang mencantum label 'Palm Oil Free' karena tidak sesuai dengan
peraturan perdagangan yang adil dan standar keamanan pangan," ujar Kepala BPOM Penny
K Lukito saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Kamis (22/8).
Dalam keterangan resmi terpisah, Penny mengungkapkan industri minyak sawit merupakan
salah satu industri strategi nasional, khususnya kelompok nonmigas.
Dari tahun ke tahun, produksi minyak sawit Indonesia terus meningkat secara signifikan, baik
dalam bentuk minyak sawit mentah (CPO) maupun produk turunannya pada industri pangan
dan kimia seperti minyak goreng, sabun, pasta gigi, hingga biodiesel.
Industri kelapa sawit, sambung ia, juga semakin strategis karena berpeluang besar menjadi
motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional dan menyerap tenaga kerja.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), total ekspor minyak sawit sejak 2013 hingga
2017 cenderung mengalami peningkatan. Pada 2013 total volume ekspor mencapai 22,22
juta ton dengan total nilai sebesar US$17,14 milyar dan meningkat pada 2017 menjadi 29,07
juta ton dengan total nilai mencapai US$20,72 Milyar.
Selain itu, berdasarkan kajian dari berbagai aspek, minyak sawit telah ditetapkan menjadi
salah satu bahan pokok sebagai pembawa fortifikan atau vitamin A yang dimaksudkan untuk
mengatasi masalah kurang gizi di tingkat nasional.
Namun demikian, Indonesia menghadapi beberapa permasalahan, salah satunya
pencantuman label 'Palm Oil Free'. Sebagai upaya untuk menangani masalah tersebut, tahun
lalu, pada pertemuan Komite Hambatan Teknis Perdagangan Barang (TBT) Organisasi
Perdagangan Dunia (WTO) di Jenewa Swiss, Indonesia meminta praktik pelabelan tersebut
dihentikan.
Kemarin, Rabu (21/8), Penny juga bertemu dengan perwakilan Kementerian Perdagangan,
Kementerian Kesehatan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Pertanian, dan lintas
sektor terkait lainnya. Pertemuan tersebut membahas mengenai penanganan isu 'Palm Oil

