Page 128 - Keterangan Pers Kepala Badan POM dan Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 di Istana Kepresidenan Jakarta
P. 128
Judul : BPOM Sebut Ada Empat Kandidat Vaksin Covid-19 untuk Indonesia
Nama Media : suarasurabaya.net
Tanggal : 2 September 2020
Halaman/URL : https://www.suarasurabaya.net/kelanakota/2020/bpom-sebut-
ada-empat-kandidat-vaksin-covid-19-untuk-indonesia/
Tipe Media : Online
Penny Kusumastuti Lukito Kepala Badan
Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)
mengatakan, Pemerintah Indonesia
memilih dua jalur pengembangan Vaksin
Covid-19.
Dari dua jalur itu, untuk sementara tercatat
ada empat kandidat vaksin khusus Covid-
19 untuk masyarakat Indonesia.
Jalur pertama, pengembangan Vaksin Merah Putih yang melibatkan Kementerian
Riset Teknologi/Badan Riset Inovasi Nasional bersama Lembaga Biologi Molekuler
Eijkman.
Dalam keterangan pers pada Selasa (1/9/2020) sore di Kantor Presiden, Jakarta,
Penny mengatakan BPOM sudah membuat peta jalan tahapan pengembangan
Vaksin Merah Putih, untuk memenuhi persyaratan data mulai dari praklinis, uji klinis
sampai mutu vaksin yang akan diproduksi.
―Roadmap sudah kami sampaikan kepada Bapak Bambang Brodjonegoro
Menristek/Kepala BRIN pada tanggal 14 Agustus 2020, dan nanti akan
ditindaklanjuti dengan FGD bersama stakeholder terkait. Sehingga vaksin ini
tahapan pengembangannya sesuai dengan waktu yang sudah kami rencanakan,
dengan percepatan tentunya dan segera memenuhi kebutuhan untuk program
nasional sekitar pada awal tahun 2021,‖ ujarnya.
Jalur kedua, kerja sama dengan negara lain. Dari jalur kedua, ada tiga kandidat
Vaksin Covid-19 untuk Indonesia.
Pertama, vaksin hasil kerja sama antara PT Bio Farma perusahaan farmasi milik
negara dengan Sinovac Biotech perusahaan farmasi China.
Kandidat kedua, vaksin hasil kerja sama PT Kimia Farma dan PT Indo Farma
dengan Group 42 Healtcare aliansi perusahaan farmasi Uni Emirat Arab.
Lalu, kandidat ketiga, vaksin hasil kerja sama PT Kalbe Farma dengan Genexine
Consortium perusahaan farmasi asal Korea Selatan.
Kepala BPOM menegaskan, pihaknya terus melakukan pengawalan dalam proses
pengembangan keempat kandidat Vaksin Covid-19 tersebut.

