Page 232 - Keterangan Pers Kepala Badan POM dan Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 di Istana Kepresidenan Jakarta
P. 232

Judul                 : Vaksin Covid-19, BPOM Sudah Siapkan Roadmap Hingga
                                     Produksi Komersil

               Nama Media            : tempo.co
               Tanggal               : 2 September 2020

               Halaman/URL          : https://tekno.tempo.co/read/1381986/vaksin-covid-19-bpom-
                                      sudah-siapkan-roadmap-hingga-produksi-komersil

               Tipe Media            : Online



                                                          TEMPO.CO,  Jakarta  -  Indonesia  saat  ini
                                                          memiliki            dua             opsi dalam
                                                          mengembangkan vaksin         Covid-19.     Opsi
                                                          pertama,     vaksin    Merah     Putih    yang
                                                          dikembangkan      Kementerian      Riset    dan
                                                          Teknologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional
                                                          serta     Lembaga        Biologi     Molekuler
                                                          Eijkman. Kedua,      melalui     kerja    sama
                                                          internasional dengan beberapa negara.
               Dari  keduanya,  Kepala  Badan  Pengawas  Obat  dan  Makanan  (BPOM)  Penny  K.
               Lukito  menjelaskan  telah  membuat  roadmap yang  diperlukan  untuk  memenuhi
               persyaratan  data  praklinik,  klinik  dan  mutu  dari  setiap  vaksin  yang  akan
               dibuat. "Sehingga vaksin ini, tahapan pengembangannya sesuai dengan waktu yang
               sudah  kami rencanakan  dengan  percepatan  tentunya,  dan  segera  memenuhi
               kebutuhan  untuk  program  nasional,"  ujar  dia  dalam  keterangan  tertulis,  Selasa  1
               September 2020.

               Uji  klinis vaksin  Merah  Putih diharapkan  dimulai  pada  awal  2021,  dan  bisa
               menunjukkan  hasil  yang  baik.  Sehingga  produksi  vaksin  skala  besar  juga  bisa
               langsung dilakukan  setelah  uji  klinis  1-3  selesai.  Saat  ini,  pengembangan  vaksin
               Merah Putih diperkirakan sudah 40 persen dari seluruh proses.

               Opsi kerja sama internasional terdiri dari tiga kelompok. Yang pertama, yakni yang
               terjalin  antara  PT  Sinovac Biotech  dan PT  Biofarma,  disebutkan  sudah  dalam
               pendampingan  BPOM.  Dua  lainnya  adalah kerja  sama  antara Sinopharm-Kimia
               Farma-Grup 42 dari Uni Emirat Arab dan kerja sama Genexine-Kalbe Farma.
               "Juga beberapa komunikasi dengan negara lain untuk tahap-tahap pengembangan
               selanjutnya," kata Penny.

               BPOM, kata dia, siap mengawal mulai dari pemberian persetujuan protokol uji klinis,
               pelaksanaannya  dan  evaluasi  hasil  uji  klinis  untuk  situasi  darurat.  Khusus  untuk
               vaksin  Sinovac yang  kini sudah  berjalan  uji  klinis  tahap  final  di  Indonesia,  juga
               dikawal persiapan sarana produksi di Biofarma untuk melakukan transfer teknologi
               dalam mewujudkan vaksin menjadi produk komersil.

               Sedang  untuk vaksin  Sinopharm,  Penny  melihat  ada  peluang  kerja  sama
               pengembangan  industri  vaksin  lebih  lanjut  antara  Uni  Emirat  Arab  dan
   227   228   229   230   231   232   233   234   235   236   237