Page 251 - Keterangan Pers Kepala Badan POM dan Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 di Istana Kepresidenan Jakarta
P. 251
Judul : BPOM: Kemitraan Pengembangan Vaksin COVID-19 dengan
UEA Penting
Nama Media : pantau.com
Tanggal : 2 September 2020
Halaman/URL : https://www.pantau.com/topic/nasional/bpom-kemitraan-
pengembangan-vaksin-covid-19-dengan-uea-penting
Tipe Media : Online
Pantau.com - Kepala Badan Pengawas Obat
dan Makanan Penny Lukito mengingatkan
pentingnya dukungan kemitraan regulator
farmasi Indonesia dan Uni Emirat Arab dalam
pengembangan vaksin COVID-19.
"Dialog dan kerja sama antara BPOM dan
Kemkes UEA akan sangat bermanfaat untuk
memastikan akses yang cepat atas vaksin tersebut melalui proses regulatori yang terarah dan
sejalan dengan standar internasional," kata Penny kepada wartawan.
Ia mengatakan dua negara memiliki komitmen kerja sama mengawal proses regulasi di
bidang obat dan vaksin serta kerja sama untuk pengembangan industri farmasi di kedua
negara.
Khusus untuk pengembangan vaksin COVID-19, kata dia, terdapat peluang menggunakan
sarana produksi Bio Farma dari Indonesia dalam rangka menyediakan kapasitas produksi
komersial yang besar.
Saat ini, kata dia, di UEA sedang dalam taraf pembangunan industri vaksin. Pemerintah UEA
mengharapkan adanya kerja sama yang saling menguntungkan dengan Indonesia untuk
mengawal ketersediaan vaksin yang aman, berkualitas dan efektif di kedua negara.
Sebelumnya, Kepala Regulator Pengawasan Obat UEA Amin Hussain Al Amiri
mengapresiasi Indonesia yang berkomitmen mendukung kolaborasi pengembangan COVID-
19 .
Amin mengakui potensi serta kapasitas industri farmasi dan vaksin Indonesia yang tergolong
kuat di antara negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).
Adapun secara global, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) per 28 Agustus 2020 menyebut
terdapat 33 kandidat vaksin COVID-19 yang sudah masuk tahap uji klinik dan 143 kandidat
vaksin yang masih dalam tahap uji praklinik di seluruh dunia.

