Page 67 - Masa-il-Diniyyah-Buku-Pertama_Dr.-H.-Kholilurrohman-MA
P. 67

"لوأ اوبتكُ موُأ انهوردتبُ اكلم ينث٘ثو ةعضب تُأر "


               Maknanya : "Aku melihat lebih dari tiga puluh malaikat berlomba untuk
               menjadi yang pertama mencatatnya".

               al Hafizh Ibnu Hajar mengatakan : "Hadits ini adalah dalil yang
               menunjukkan;
                 ▪  Bolehnya menyusun dzikir di dalam sholat yang tidak ma'tsur
                     selama tidak menyalahi yang ma'tsur.
                 ▪  Boleh    mengeraskan     suara    berdzikir   selama   tidak
                     mengganggu orang di dekatnya.
                 ▪  Dan  bahwa  orang  yang  bersin  ketika  sholat  boleh
                     mengucapkan al Hamdulillah tanpa ada kemakruhan di situ".
                     Demikian perkataan Ibnu Hajar.
                     Jadi boleh mengatakan  " دممح اندِس ٌلع لص موللا " dalam sholat

               sekalipun  karena  tambahan  kata  sayyidina  ini  tambahan  yang
               sesuai dengan asal dan tidak bertentangan dengannya.
















                                               63
   62   63   64   65   66   67   68