Page 229 - Final Sejarah Wilayah Perbatasan
P. 229

Di samping itu, dengan memiliki angkatan laut yang kuat akan mampu melindungi
                            nelayan  dan  kapal-kapal  penangkap  ikan  Indonesia  demi  kesejahteraan  seluruh
                            rakyat di bumi Indonesia. Kapal-kapal penangkap ikan yang besarnya beberapa puluh
                            bahkan beberapa ratus kali lipat dari kapal tradisional yang menggunakan penangkap
                            ikan yang besar dan canggih akan menguras kekayaan alam Indonesia dan berakibat
                            para nelayan harus menangkap ikan lebih jauh lagi dari wilayahnya. Untuk mengatasi
                            hal tersebut, negara harus hadir untuk melindungi kepentingan rakyatnya.

                            Sehubungan dengan kondisi  maritim  Indonesia,  diperlukan angkatan laut yang
                            memiliki kekuatan laut (Naval power) dan kekuasaan laut  (sea power). Naval Power
                            mengacu pada konsep kekuatan laut yang memiliki jangkauan operasi yang mampu
                            menjaga rasa aman di seluruh wilayah laut Negara Kesatuan RI. Upaya yang sudah
                            dilaksanakan dewasa ini  berupa kerja sama yang baik antara Angkatan Laut Republik
                            Indonesia dan beberapa kementerian yang berurusan dengan laut bahkan dengan
                            pusat-pusat studi maritim di Indonesia.

                            Ketika  kepentingan rakyat banyak mulai terusik, aparatur pemerintah harus mulai
                            bergerak untuk membela kepentingan rakyatnya. Konsep kekuatan laut tidak hanya
                            dapat direalisasikan dengan dimilikinya kapal-kapal perang yang canggih, tetapi  lebih
                            kepada mental manusianya. Kepedulian terhadap kepentingan rakyat banyak harus
                            menjadi prioritas di atas semua kepentingan pribadi atau golongan. Rakyat harus
                            bangga akan kekuatan Angkatan Laut Indonesia karena secara perlahan, persenjataan
                            yang canggih mulai dimiliki dan ketegasan bertindak untuk membela negara dan
                            kepentingan  rakyat telah  terbukti  akhir-akhir  ini.  Dengan  diusirnya  kapal-kapal
                            asing yang melanggar  wilayah  perbatasan,  menangkap kapal-kapal  pencuri  ikan,
                            menjaga integritas nasional dalam melindungi NKRI, hal itu merupakan bukti tak
                            terbantahkan dari peranan Angkatan Laut Indonesia dalam melaksanakan tugas yang
                            diembankan oleh rakyat.

                            Kekuasaan laut  (sea power) adalah penguasaan wilayah laut dengan menggunakan
                            armada  laut yang  tangguh  yang  diperuntukkan  pada  kawasan  laut yang  strategis,
                            terutama untuk menjamin  kelancaran pelayaran dan perdagangan luar negeri.
                            Beberapa  tantangan  yang  dihadapi  oleh  Angkatan  Laut  Indonesia  dalam  menjaga
                            keutuhan NKRI telah mulai tampak walaupun masih ada target yang belum tercapai.
                            Armada laut yang canggih dan tangguh masih sangat diperlukan, baik kualitas maupun
                            kuantitasnya bila dibandingkan dengan luasnya laut negara kita yang memiliki pantai
                            sepanjang 99.000 km dan pulau sebanyak 14.572 buah. Walaupun anggaran negara
                            terbatas untuk meningkatkan kecanggihan dan  merawat fasilitas armada laut, hal ini
                            tidak mengurangi tugas dan kewajiban yang harus diembannya.

                            Tantangan dan hambatan yang ditemukan  selama ini sudah mulai diatasi. Jumlah
                            kapal pencuri ikan mulai berkurang sebagai akibat dari diterapkannya sanksi  hukum
                            bagi pelanggar hukum. Demikian pula, penyelundupan barang-barang di laut dengan
                            membongkar muat produk selundupan (termasuk narkoba) akan dapat ditekan baik
                            kualitas, kuantitas, maupun frekuensinya. Sanksi yang tegas  berupa eksekusi terhadap


              212                                              Sejarah Wilayah Perbatasan  Kepulauan Natuna
   224   225   226   227   228   229   230   231   232   233   234