Page 231 - Final Sejarah Wilayah Perbatasan
P. 231
DAFTAR PUSTAKA
Agreement between the Government of the Republic Indonesia and the Government
of the Socialist Republic of Vietnam Concerning the Delimitation of the
Continental Shelf Boundary, 26 Juni 2003.
Agreement between the Government of the Republic of Indonesia and the Government
of Malaysia Relating to the Delimitation of the Continental Shelves between
the Two Countries, 27 Oktober 1969.
Alami, A.N., Y. Astuti, R. Dewi, and S.N.I. Raharjo. 2014. Gender-Based Natural
resources Management in Indonesian Marine Borders. Yogyakarta: Pintal.
Ali Kelana, Raja. 1896. Pohon Perhimpunan Peri Perjalanan.
Ambari, M. 2019. “Pertama di Dunia, Selat Sunda dan Selat Lombok Punya Alur
Pemisahan Laut Sendiri, Apa Itu?”. Diakses pada 1 Agustus 2019 dari https://
www.mongabay.co.id/2019/02/14/pertama-di-dunia-selat-sunda-dan-selat-
lombok-punya-alur-pemisahan-laut-sendiri-apa-itu/.
Andaya, Leonard Y. 1987. Kerajaan Johor 1641—1728 Pembangunan Ekonomi dan
Politik. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka. Kuala Lumpur Malaysia.
Anonim. 1858. Brieven van Resident Riouw 1858: Betreffende instruktie van de
Komandant van de militaire bezitting te Bengkalis.Bundel Riau Nomor 162.
Anonim. 1930. Memorie van Overgave, Onderafdeeling Poeloe Toedjoeh, afdeeling
Tanjoeng Pinang, Residentie Riouw,14 Desember 1935.
Anonim. “Varia”. Dalam Tijdschrift voor Nederlandsch Indie, 1957.
Antara, 25 Agustus 2018.
Antara, 15 Maret 2017.
Ariyanto, S. 2018. “Perdagangan Natuna-Malaysia Segera Dibuka”. Diakses pada
31 Juli 2019 dari http://koran-sindo.com/page/news/2018-05-03/5/12/
Perdagangan_Natuna_Malaysia_Segera_Dibuka.
Arsip Nasional Republik Indonesia. 1970. Surat-Surat Perdjanjian Antara Kesultanan
Riau Dengan Pemerintah VOC dan Hindia Belanda 1784—1909. Djakarta.
214 Sejarah Wilayah Perbatasan Kepulauan Natuna

