Page 22 - The disappearance of a hiker fix_Neat
P. 22
[Dengan semangat baru, Bara memimpin jalan, diikuti Amanda, Angel, dan Anggara. Ketegangan
terasa, tetapi mereka semua tahu bahwa waktu sangat berharga.]
Amanda : (looking at Bara with concern) "What if we don’t find her?"
Amanda : (menatap Bara dengan cemas) "Bagaimana jika kita tidak menemukannya?"
Bara : (cool, with confidence) "We’ll find her. We’re united, and that’s the most
important thing."
Bara : (cool, dengan keyakinan) "Kita akan menemukannya. Kita bersatu, dan itu yang
terpenting."
[They walk quickly, retracing their steps, calling Rebeca’s name, hoping she hears them.]
[Mereka berjalan cepat, menelusuri jalur, memanggil nama Rebeca sambil berharap dia
mendengar mereka.]
Angel : (listening to the forest sounds) "If she doesn’t come back, we need to make sure
we don’t get stuck here alone."
Angel : (mendengar suara hutan) "Jika dia tidak kembali, kita harus memastikan kita
tidak terjebak di sini sendiri."
Anggara : (trying to reassure) "We’ll find her, guys. Rebeca may be stubborn, but she’s not
the type to get stuck."
Anggara : (berusaha menenangkan) "Kita akan menemukan dia, teman-teman. Rebeca
mungkin keras kepala, tetapi dia bukan orang yang akan terjebak."
[As they continue their search, hope and worry blend together, with the spirit of friendship
strengthening their steps.]
[Saat mereka terus mencari, harapan dan kekhawatiran menyatu, dengan semangat persahabatan
yang menguatkan langkah mereka.]
16