Page 24 - E-MODUL SIFAT ASAM BASA SENYAWA ORGANIK_ANDRA MEISANTRY ASSARI_F1062181002_FKIP
P. 24
basa yang sangat kuat, sedangkan anion dari asam yang lebih kuat akan merupakan
basa yang lebih lemah.
Sebagai contoh, bandingkan dua asam yaitu HCl dan NH3, yang menunjukkan
─
bahwa asam kuat HCl menghasilkan basa lemah Cl :
HCl → H + Cl
─
+
Sedangkan amonia merupakan asam lemah yang menghasilkan basa kuat
NH2 .
─
NH3 → H + NH2
+
─
Basa kuat akan mendeprotonasi asam lemah, tetapi basa lemah hanya akan
mendeprotonasi asam kuat.
Dilihat dari sisi lain Tabel Periodik Unsur pada Gambar 7. kotak berwarna
kuning, dinyatakan bahwa keasaman naik dari atas ke bawah, meskipun
elektronegativitasnya menurun.
2) Ukuran Anion
Atom yang lebih besar mampu menyebar suatu muatan negatif dengan baik
daripada atom kecil. Penyebaran muatan akan menyebabkan penstabilan. Jadi
berdasarkan Tabel Periodik Unsur, semakin besar ukuran atom yang mengikat H,
maka kestabilan anionnya akan bertambah dan kuat asamnya. HF merupakan asam
yang lebih lemah daripada hidrogen halide (Golongan VII A) lainnya, disebabkan
oleh ukuran atom flour (F) yang kecil meskipun memiliki elektronegatif yang lebih
dibandingkan halogen lainnya ditunjukkan pada Gambar 7. kotak berwarna kuning.
3) Hibridisasi
2
3
Bertambahnya karakter s orbital hidrida dari karbon dalam deret sp → sp
→ sp berarti bertambah juga keelektronegatifan karbon tersebut, maka dari itu
bertambahnya polaritas ikatan CH dan bertambahnya kuat asam. Keelektrogatifan
yang lebih besar dari atom yang mengikat H juga akan menambah kestabilan anion
dan keasaman senyawa. Adanya pernyataan tersebut, maka suatu proton alkunil
lebih bersifat asam daripada proton alkenil, begitu juga proton alkenil lebih
bersifat asam daripada sebuah proton alkana pada Gambar 8.
Etuna Etena Etana
Gambar 8. Peta Potensi Elektrostatik untuk Etuna, Etena dan Etana.
Sumber: Buku Organic Chemistry (Solomons et al, 2004).
15