Page 20 - E-MODUL VEKTOR (4)_Neat
P. 20
Secara geometri, perkalian pada Gambar 2.7 dapat diartikan sebagai
ሬԦ
Ԧ
perkalian antara panjang vektor dengan proyeksi vektor pada arah
vektor tersebut. Terlihat pada Gambar 2.7, nilai dari merupakan panjang
Ԧ
dari komponen vektor yang searah dengan vektor , yaitu ห ห cos .
Ԧ
Ԧ
ሬԦ
Sehingga dapat ditulis.
Ԧ ሬԦ
∙ = ห ห ห ห (2.11)
Ԧ
Ԧ
Ԧ
Ԧ ሬԦ
Ԧ
∙ = ห ห ห ห cos (2.12)
2
Ԧ ሬԦ
Ԧ
∙ = ห ห cos 0
°
2
Ԧ
∙ = ห ห = (2.13)
Ԧ ሬԦ
2
2
Ԧ
Terkadang ditulis sebagai pengganti ห ห ; penting untuk memahami
Ԧ
2
bahwa kuadrat dari sebuah vektor selalu berarti kuadrat besarnya atau hasil
kali titiknya dengan dirinya sendiri.
Bentuk penulisan vektor yang di representasikan dalam vektor satuan
, Ƹ, seperti yang dicontohkan pada Persamaan 2.3, dengan Persamaan 2.10
Ƹ
didapatkan bahwa.
16