Page 15 - Modul Pembelajaran Bab III
P. 15
Pada dudukan sendi (dudukan A), akan menghasilkan komponen
reaksi vertical (V) dan horizontal (H). Adapun dudukan rol (Dudukan
B), hanya akan menerima komponen reaksi vertical (V) saja.
3. Balok Statis Tertentu
Pada bagian ini akan diberikan analisis dasar untuk balok dengan
berbagai bentuk arah beban, baik secara analitis perhitungan maupun
grafis untuk menentukan besarnya komponen reaksi dudukan. Selain
pada bagian ini juga akan dijelaskan tentang diagram gaya, yakni
besarnya gaya dalam struktur, baik gaya lintang, normal maupun
momen di sepanjang bagian struktur.
a. Balok Terjepit Sebelah (Konsol) dengan Beban Tepusat.
Beban terpusat yang bekerja pada konsol dapat saja berupa beban
vertical, miring atau diagonal, maupun horizontal. Untuk perhitungan
ini diharuskan memahami kesepakatan tanda presentasi gaya lintang,
normal maupun momen.
Gaya – gaya dalam (gaya lintang/geser, momen lentur, dan gaya
normal) pada (gambar 3.42) dapat ditentukan secara analitis, yaitu
sebagai berikut. Misalkan arah reaksi vertical di A diwakili VA, arah
reaksi horizontal di A diwakili HA, dan momen di titik A diwakili MA.
Ingat, perjanjian tanda :
VA = + jika mengarah ke atas
VA = - jika mengarah ke bawah
HA = + jika mengarah ke kanan
HA = - jika mengarah ke kiri
MA = + jika searah dengan arah jarum jam
MA = - jika berlawanan arah dengan jarum jam

