Page 216 - CERPEN 9A - Copy
P. 216
melanjutkan kalimatnya. “Di event kali ini, setiap kelas harus ada perwakilan
jagoan kelasnya yang akan bertanding di event ini! Nah nanti saya dan Fira
akan mengacak undian kertas dan yang kami ambil itu adalah dua orang yang
akan bersaing, nah aturannya adalah.. :
1.) Orang yang terpilih untuk bertanding harus berhati hati dalam
menyerang (hindari bagian lemah manusia seperti dada, kepala dan
selangkangan).
2.) Harus tetap ada di arena, jangan keluar batas.
3.) Tidak boleh memakai benda alias tangan kosong.
4.) Jangan Berperilaku curang (contohnya minum obat-obatan yang bisa
membuat tubuh menjadi kuat sebelum bertanding).
5.) Dan yang terakhir, jangan terlalu membawa emosi berlebihan.”
“Nah itu dia aturannya! Di mohon untuk mengerti ya!” Ucap rani.
kenia dan inara masih menunggu untuk undiannya di acak. “Mhm! Setuju,
oke deh dari pada lama-lama kita mulai saja ya acak undiannya!” Ucap fira.
dia sambil mengangkat satu ember yang lumayan besar dan terisi dengan
gabus-gabus putih dan beberapa kertas berwarna yang tergulung.
Rani langsung mencelupkan tangannya kedalam ember tersebut dan
mengocok ngocok isinya, beberapa detik kemudian akhirnya rani
mengangkat tangannya, dia memegang 1 kertas berwarna hijau yang tergulung
rapi dan membuka gulungan kertas tersebut. Setelah itu mukanya rani yang
awalnya ceria dan bersemangat tiba tiba pucat, dia seperti kaget dan
tercengang. Setelah itu rani langsung memperlihatkan tulisan di dalam
kertas tersebut kepada fira, fira juga langsung pucat dia kaget dengan apa
yang dia baca.
Karena hal tersebut semua orang yang ada di dalam ruangan merasa
penasaran dengan apa hasil undian tersebut dan siapa yang bertanding di
luan, Fira dan Rani pun menolehkan kepala mereka dan beberapa detik
kemudian Rani menganggukkan kepalanya, sontak Fira langsung berbicara di
216

