Page 218 - CERPEN 9A - Copy
P. 218
Setelah itu kenia langsung bergegas secepat mungkin keluar dari
ruangan tersebut, saat dia sudah di luar ruangan dia segera menghirup
udara segar. “HUFFTTT GILA TUH KELAS KEK BAU TAI DARI
RAJA TAI.” protes kenia, kek orang stress. Dia langsung jalan jalan keliling
sambil menghirup udara segar, dia ampe beli es cendol dan makan sendiri.
Disisi lain, tepatnya di dalam Perkelahian tersebut sangat merajalela, Louis
dan alan memang awalnya hanya bertanding tapi mereka berdua kebawa
emosi dan menganggap Segala hal yang dilakukan itu Serius, Karena hal
tersebut mereka melampaui batas aturan yang sudah diberikan.
Memang awalnya rani dan Fina merasa ragu Saat melihat kertas hasil
undian tersebut dan memiliki firasat buruk. Kembali ke keadaan louis dan
alan, karena mereka terbawa emosi dan melampaui batas aturan mereka
Pastinya membuat orang-orang Yang menonton Pertanding merasa takut dan
Panik, mereka semua yang di dalam ruangan (kelas) langsung keluar dan
dalam kelas tapi ada beberapa laki-laki yang berusaha melerai louis dan alan.
Tapi usaha merek tidak membuahkan hasil, louis dan alan masih
berkelahi sampe Keluar dari arena tanding dan mulai melempar-lempar
bangku yang ada di kelas tersebut. Ricco (ketua osis) dan anggotanya sebagai
osis mereka berusaha melerai keributan yang dibuat oleh louis dan alan,
bukan hanya anggota osis tapi Zaenal, budi, udin, idin,tegar, yugha dan
yang lainnya (itu karakter asli ada di gamenya). Berusaha untuk melerai tapi
louis dan alan terlalu kuat dan sangat keras kepala dan terlalu memberontak.
Kembali ke sisi kenia, entah apa yang menyumbat telinganya kenia
yang berada di depan kelas sebelah kelas yang dipake buat bertanding
sekarang ini tidak mendengar apa apa, dia memang mendengar suara
teriakan orang-orang tapi dia kira itu hanya suara sorakan dukungan orang-
orang.
Kenia malahan enak enak makan es cendol, padahal di belakangnya ada
keributan. Dikarenakan louis dan alan melampaui batas pertandingan,
218

