Page 504 - Gabungan
P. 504

putrinya. Istri si botak berbisik:


                "Lani, ayo pulang. Kamu masih harus naik kapal nanti."


                Lani pergi dengan langkah gontai. Malam itu juga, ia menyelinap


            ke kapal "Santos" dengan bantuan si botak.


                Sesampai  di  Hong  Kong,  ia  baru  tahu  anak  lelakinya  terkena


            campak.  Jika  bukan  karena  nenek  Su,  nyawanya  mungkin  tidak


            tertolong.


                Suatu  malam,  keributan  dan  tangisan  membangunkannya.


            Kawasan  rumah  kayu  tempat  tinggalnya  terbakar.  Lani  buru-buru


            menyelamatkan anaknya. Kawasan kumuh itu dihuni warga miskin


            dan  banyak  imigran  gelap.  Api  dengan  cepat  melalap  semua.


            Pemerintah  kemudian  menata  ulang  pendataan  warga.  Saat


            mendaftar ulang, Lani mengikuti marga nenek Su menjadi "Su Si",

            dan anaknya diberi nama "Su Wenbin". Entah bagaimana, mereka


            diakui sebagai warga resmi Hong Kong. Ini melegakan Lani—ia dan


            Wenbin akhirnya bebas dari bayang-bayang Zhou Zijian.


                Tak  lama  kemudian,  atas  rekomendasi  nenek  Su,  Lani  bekerja


            sebagai  pembantu  di  rumah  keluarga  kaya  bermarga  Song,


            membawa Wenbin bersamanya.


                .............


                Bai Datou tetap di sisi Lani. Ia membasahi handuk di kening Lani


            dengan air dingin, lalu meletakkannya kembali dengan hati-hati.

                                                           504
   499   500   501   502   503   504   505   506   507   508   509