Page 637 - Gabungan
P. 637
"Berhenti berkelahi! Berhenti!"
Hasan menyaksikan langsung Sachiko dan Xifan roboh. Ia hendak
membantu, tapi punggung dan pinggangnya terkena pukulan keras
hingga hampir terjatuh.
Tiba-tiba, suara tembakan membelah udara. Hasan melihat mobil
patroli polisi datang.
Kapten Polisi Amin Susilo dan pasukannya tiba. Ia menembak lagi
ke udara dan berteriak:
"Semua diam!"
Kerumunan langsung tenang. Hasan memerintahkan polisi
mengangkat Sachiko dan Xifan ke mobil patroli untuk dibawa ke
Rumah Sakit Selatan.
Sementara itu, Johnny berusaha kabur di kerumunan. Kapten
Amin dan seorang ajudan mengejar, menangkap, dan memborgolnya.
"Dengan alasan apa kalian menangkapku?" teriak Johnny dengan
penuh amarah.
"Dengan alasan apa? Kau sendiri yang paling tahu! Belum lagi
kejadian hari ini, cukup dengan tuduhan sebagai otak perampokan
dan pembunuhan di depan bank, sudah pantas atau belum? Tuan
Johnny, sandiwaramu sudah cukup!" kata Kapten Polisi Amin Susilo.
Johnny langsung lemas, kepalanya menunduk.
"Yang lain tidak ada urusan, bubar!" Kapten Amin dan
637

