Page 702 - Gabungan
P. 702
bukan karena perang terkutuk itu, keluarganya tidak akan hancur
berantakan!
Meski sudah tinggal di Asia Tenggara lebih dari 20 tahun dan
menjadi warga lokal, Tanaka Sachiko merasa akarnya tetap di Jepang.
Dia masih menjaga hubungan erat dengan banyak kerabat dan teman
di sana. Sebagai pejabat pemerintah Jepang atau warga biasa, setiap
orang seharusnya memiliki standar moral—belajar dari kesalahan
Perang Dunia Kedua, mengakui kesalahan perang agresi secara
terbuka, dan memastikan hal serupa tidak terulang.
Setiap orang Jepang seharusnya membenci perang agresi. Tapi
nyatanya, segelintir orang malah menghidupkan kembali semangat
bushido, berkhayal mengobarkan perang lagi. Film seperti
*"Yamamoto Isoroku"* dan *"Ah, Angkatan Laut!"*, atau ritual bunuh
diri penulis terkenal Yukio Mishima—semua itu adalah bagian dari
drama absurd ini. Bahkan baru-baru ini, kontroversi buku pelajaran
Jepang mengguncang dunia. Kata "agresi" untuk mendeskripsikan
perang Jepang di Asia sudah menjadi konsensus selama puluhan
tahun. Tapi belakangan, buku pelajaran Jepang menghindari kata itu
dan menggantinya dengan "pergerakan maju". Sikap arobar seperti
ini wajar memicu kemarahan dunia.
702

