Page 709 - Gabungan
P. 709

pagar  besi—lampu  kanan  hancur  berantakan.  Bai  Zhongwu  tidak


            peduli. Ia terus memacu mobil ke rumah sakit terdekat.


                Setelah  melewati  dua  tikungan,  perawat  yang  matanya  tajam


            melihat sopir mereka sedang berjalan di trotoar. Bai Zhongwu segera


            mengerem dan menyerahkan kemudi.


                Saat itu gerhana total sedang terjadi. Jalanan sepi. Dengan lampu


            hazard menyala, mobil itu melesat seperti panah menuju rumah sakit.


                Tanaka Sachiko langsung dibawa ke ruang gawat darurat. Dokter


            dan  perawat  berhamburan.  Di  koridor  luar,  Bai  Zhongwu  mondar-


            mandir tak karuan. Ia yang terkenal tenang sepanjang hidupnya kini


            gelisah tak terkendali.


                "Tolong telepon Xiao Juan dan saudara-saudaraku," pintanya pada


            perawat pribadi istrinya dengan suara serak. "Tapi jangan beri tahu

            ayahku dulu. Beliau sudah tua."


                Setelah  perawat  pergi,  Bai  Zhongwu  duduk  di  bangku  panjang,


            kepalanya  menempel  di  dinding.  Ia  mencoba  tenang,  tapi  gagal.


            Matanya  menatap  tak  berkedip  ke  pintu  ruang  gawat  darurat.  Ia


            berharap seseorang keluar dan mengatakan istrinya selamat. Tapi ia


            tahu:  proses  penyelamatan  yang  rumit  tak  mungkin  selesai  dalam


            hitungan menit. Jika ada yang keluar terlalu cepat, pasti membawa


            kabar buruk.


                Di usia 40-an tahun ini, baru kali ini Bai Zhongwu merasa begitu

                                                           709
   704   705   706   707   708   709   710   711   712   713   714