Page 454 - 100 Cerita Rakyat Nusantara
P. 454

Semakin lama, keserakahan Kasuari menjadi-jadi. Tak hanya
            buah-buahan di atas pohon yang diambilnya, tetapi juga buah-

            buahan yang jatuh ke tanah.
               Burung-burung yang lain pun jengkel. Mereka mencari cara
            agar Kasuari kapok.
               ”Bagaimana jika lomba terbang? Siapa yang mampu terbang
            paling tinggi dan paling jauh, dialah yang menang. Kalau dia

            kalah, dia tak boleh lagi mencurangi kita,” usul Dara Makota.
               Suasana menjadi riuh. ”Siapa yang bisa melawannya? Kita
            tak akan menang!” jawab Burung Pipit pesimis.

               Dara Makota tersenyum. “Ingat, kita harus menggunakan
            akal. Serahkan semuanya padaku. Aku akan melawannya dalam
            perlombaan ini.”
               Semua yang hadir saling berpandangan. Mungkinkah burung
            dara makota yang bertubuh kecil bisa melawan burung kasuari

            yang besar?






























                                                                                       451
   449   450   451   452   453   454   455   456   457   458   459