Page 456 - 100 Cerita Rakyat Nusantara
P. 456

Semua yang hadir tertegun, tetapi Kasuari tak mau
             menyerah. Dia berusaha bangkit dan mengepak-ngepakkan
             sayapnya. Berulang kali dia mencoba, tetapi dia terus terjatuh

             dan menggelepar di tanah.
                 Sementara itu, Dara Makota terus melesat jauh
             meninggalkan Kasuari.

                 Kasuari hanya bisa memandang Dara Makota dengan rasa
             malu. Sekarang, dia baru tahu bagaimana rasanya
             menjadi makhluk yang lemah. Selama ini, dia
             selalu merasa menjadi burung yang terhebat.
             Namun, dalam sekejap dia tak mampu terbang

             lagi.
                 Beberapa burung yang lain pun turun ke tanah dan
             membantu Kasuari.

                 Kasuari semakin malu, karena selama ini telah mencurangi
             mereka.
                 Sejak saat itu, burung kasuari sadar dan mengubah
             perilakunya. Sayangnya, sejak saat itu pula Kasuari tak bisa
             terbang lagi dan harus mencari makan di tanah seperti

             binatang-binatang yang lain.






















                                                                                       453
   451   452   453   454   455   456   457   458   459   460   461