Page 471 - 100 Cerita Rakyat Nusantara
P. 471

Ilustrasi: I Made Dwi S

                                   Pande Gelang

                                              Banten






            Dulu, ada seorang pria tua bernama Ki Pande. Nama
         sebenarnya adalah Pande Gelang karena dia adalah seorang
         pembuat gelang.

            Suatu hari, Ki Pande melihat seorang putri cantik menangis
         sedih. Dia lalu bertanya, mengapa putri itu menangis.
            “Namaku Putri Arum. Aku menangis karena hendak dinikahi
         oleh Pangeran Cunihin dari negeri seberang. Dia adalah

         orang yang culas dan licik. Jika aku menolak, pasti dia akan
         menyerang negeriku,” Putri Arum kembali terisak.
            ”Saya akan menolongmu. Terima saja lamarannya. Namun
         mintalah dia untuk melubangi sebuah batu keramat. Lubang

         itu harus cukup besar untuk bisa dilewati  manusia. Batu itu
         harus dia letakkan di pesisir pantai. Berilah
         waktu tiga hari padanya untuk
         menyelesaikan pekerjaan ini.

         Nanti, dia harus melangkah
         melewati lubang yang
         dibuatnya itu,” tambah Ki
         Pande.

            Meski heran, Putri Arum
         menuruti saran Ki Pande.






       468
   466   467   468   469   470   471   472   473   474   475   476