Page 4 - Microsoft Word - 5. Mulin Nu╎man Revisi.docx
P. 4
Pengembangan Bahan Ajar Matematika Berbasis Integrasi-Interkoneksi untuk Memfasilitasi
Kemampuan Penalaran dan Pemecahan Masalah Siswa
Mulin Nu’man
menghubungkan ilmu sosial humaniora dengan 5. Dicetak dengan huruf berukuran 12pts dan
sains dan teknologi. Diantara ketiga macam dicetak berwarna.
implementasi tersebut, yang paling utama
adalah menghubungkan ilmu-ilmu umum 2. METODE PENELITIAN
(sosial humaniora dengan sains dan teknologi) A. Metode Penelitian
dengan ilmu-ilmu agama.
Penelitian ini merupakan penelitian
Dalam ranah integrasi-interkoneksi, pengembangan (Research and Development).
upaya untuk menghubungkan ilmu agama dan Penelitian pengembangan ini menggunakan
ilmu umum dapat dikategorikan dalam ranah model pengembangan prosedural diadaptasi
filosofi, metodologi, materi maupun strategi dari Borg & Gall dengan tiga tahap yaitu tahap
(Mussafi, 2015:4). Dalam ranah materi, pendahuluan, tahap pengembangan, dan tahap
integrasi-interkoneksi mencoba validasi (Sugiono: 2010).
menghubungkan nilai-nilai kebenaran universal
dengan nilai-nilai keislaman khususnya dalam Prosedur pengembangan merupakan
suatu disiplin ilmu pengetahuan tertentu, salah penjelasan dari model pengembangan yang
satunya adalah matematika. Nilai-nilai telah ditetapkan. Langkah-langkah yang
kebenaran universal dalam matematika ditempuh dalam prosedur pengembangan yaitu:
sejatinya dapat dihubungkan dengan nilai-nilai 1. Pendahuluan
keislaman, hanya saja belum banyak guru yang a. Studi pustaka.
mencoba mengintegrasi-interkoneksikan b. Analisis kebutuhan dan karakteristik
matematika dengan nilai-nilai keislaman.
siswa.
Menitik dari penelaahan di atas, maka c. Merencanakan dan memilih jenis media
peneliti mengajukan tema penelitian pembelajaran yang akan digunakan.
“Pengembangan Bahan Ajar Matematika 2. Pengembangan
Berbasis Integrasi-Interkoneksi untuk a. Menentukan standar kompetensi,
Memfasilitasi Kemampuan Penalaran dan kompetensi dasar, indikator, dan materi
Pemecahan Masalah Siswa”. Dengan bahan pokok yang akan disajikan.
ajar yang akan dikembangkan tersebut, b. Menyusun bahan ajarmatematika
diharapkan dapat meningkatkan kemampuan berbasis integrasi-interkoneksi dan
penalaran dan pemecahan masalah siswa dan kontekstual untuk siswa SMA/MA.
dapat digunakan sebagai salah satu alternatif c. Pembuatan instrumen penelitian dengan
sumber belajar siswa.
validasi ahli sebagai alat ukur kualitas
Produk yang dihasilkan adalah bahan bahan ajar, dan pedoman wawancara,
ajar matematika berbasis integrasi-interkoneksi dan soal.
dan kontekstual untuk memfasilitasi 3. Validasi
kemampuan penalaran dan kemampuan Dalam penelitian ini, validasi dilakukan
pemecahan masalah siswa. Spesifikasi bahan sampai pada tahap uji coba terbatas.Hal ini
ajar yang dihasilkan adalah:
dikarenakan keterbatasan waktu.
1. Berbentuk bahan ajar cetak dengan tiga a. Validasi oleh Ahli
pokok bahasan, yaitu logika matematika, b. Revisi I
geometri ruang, dan trigonometri c. Uji Kelompok Kecil
2. Dalam setiap babnya disajikan pojok d. Analisis Hasil Evaluasi Kelompok
alQuran, materi pokok, masalah, rangkaian Kecil
aktivitas siswa, dan soal latihan. e. Revisi II
3. Masalah yang dikembangkan adalah f. Distribusi Produk Akhir
masalah kontekstual dan mengarah pada
penalaran dan pemecahan masalah. B. Data dan Sumber Data
4. Untuk memberi motivasi, diberikan biografi Data dalam penelitian ini meliputi:
matematikawan yang sukses dalam 1. Data kemampuan penalaran matematis dan
mengembangkan ilmu matematika. kemampuan pemecahan masalah.
34

