Page 48 - Panduan Mentoring Islam STPN 2021
P. 48

KISAH SAHABAT NABI-MUSH’AB BIN UMAIR

                  Tujuan
                    Peserta  mengetahui  salah  satu  sahabat  Rasulullah  SAW  yaitu  Mush’ab
                      bin Umair.
                    Peserta  mengetahui  karakteristik  akhlaq  dan  dakwah  Mush’ab  bin
                     Umair.
                    Peserta  dapat  mengambil  hikmah  dan  mencontoh  kelebihan  akhlaq
                     Mush’ab bin Umair.

                  Metode Pendekatan
                  ❖ Ceramah dan Diskusi

                  Alokasi Waktu

                            Langkah                              Uraian                        Waktu
                       Pembukaan             Mentor membuka pertemuan dan                         5’
                                             menerangkan tujuan materi
                       Tilawah               Mentor meminta salah seorang peserta                 5’
                                             untuk membaca QS. 2:1-10.
                       Ceramah               Mentor menerangkan isi materi                        35’
                       Diskusi               Mentor membuka forum diskusi                         10’
                       Penutup               Mentor menyimpulkan materi dan                       5’
                                             menutupnya dengan do’a


                  Rincian Bahasan
                  Sebelum Masuk Islam
                    Mush’ab  bin  Umair  lahir  dan  dibesarkan  dalam  kesenangan  dan
                  kekayaan.  Beliau  adalah  pemuda  quraisy  yang  terkemuka  dan  paling
                  tampan, biasa hidup manja dan mewah dan menjadi buah bibir gadis-gadis
                  Mekkah.  Mush’ab  bin  Umair  juga  pemuda  yang  cerdas  sehingga  memiliki
                  daya  pikat  tinggi.  Kedua  orang  tuanya  sangat  cinta  kepadanya.  Ibunya
                  tergolong kaya dan selalu memberinya pakaian yang terbagus. Ia orang yang
                  paling harum di kota Mekkah, karena memakai minyak wangi yang paling
                  mahal.

                  Ketika Masuk Islam
                    Ketika  mendengar  berita  kenabian  Muhammad,  Mush’ab  bin  Umair
                  segera  mendatangi  Rasulullah  SAW  dan  menyatakan  diri  masuk  Islam.  Ia
                  menyembunyikan  keislamannya  dari  ibunya  dan  kaumnya,  karena  tahu
                  akan mendapat tantangan dari mereka. Tantangan yang paling keras adalah

                  dari  ibundanya  sendiri,  yaitu  Khunas  binti  Malik.  Ibunya  berusaha  keras
                  mengembalikan  Mush’ab  kepada  agamanya  yang  lama  dengan  berbagai


                                                              Panduan Kerohanian Islam STPN | 47
   43   44   45   46   47   48   49   50   51   52   53