Page 50 - Panduan Mentoring Islam STPN 2021
P. 50
pangkal lengan meraihnya ke dada sambil mengucapkan : “Muhammad itu
tiada lain seorang Rasul, yang sebelumnya telah didahului oleh beberapa
Rasul.” Lalu orang berkuda itu menyerangnya ketiga kali dengan tombak,
dan menusukkannya hingga tombak itu patah. Mush’ab pun gugur, dan
bendera jatuh.”
Setelah perang Uhud berakhir, Rasulullah SAW beserta para sahabat
dating meninjau medan perpptempuran untuk menyampaikan perpisahan
kepada para syuhada’. Ketika sampai ke tempat terbaringnya jasad
Mush’ab, bercucuranlah dengan deras air matanya. Berkata Khabbah inbu
‘Urrat : “Kami hijrah di jalan Allah bersama Rasulullah SAW dengan
mengharap keridhaanNya, hingga pastilah sudah pahala di sisi Allah.
Diantara kami ada yang telah berlalu sebelum menikmati pahalanya di
dunia ini sedikitpun juga. Diantaranya ialah Mush’ab bin Umair yang
syahid di parang Uhud. Tak sehelai pun kain untuk menutupinya selain
sehelai burdah. Andainya ditaruh di atas kepalanya, terbukalah kedua
belah kakinya. Sebaliknya bila ditutupkan ke kakinya, terbukalah
kepalanya. Maka Sabda Rasulullah SAW : “Tutupkanlah ke bagian
kepalanya, dan kakinya tutupilah dengan rumput idzkhir!”
Hikmah :
Kecintaan kepada Allah, Rasul dan jihad harus ditempatkan sebagai
prioritas utama di atas segala-galanya. (QS. Aat-Taubah (9) :24)
Mush’ab adalah contoh nyata pemuda yang aktif berdakwah dan
menggunakan seluruh potensinya untuk kepentingan Islam.
Kita harus mengambil pelajaran dari sikap Mush’ab bin Umair bahwa :
“Tida ada ketaatan kepada makhluq dalam rangka maksiat pada Allah.
Refrensi
Karakteristik Perihidup Enam Puluh Sahabat Rasulullah, Khalid Muhammad
Khalid, CV. Diponegoro.
Panduan Kerohanian Islam STPN | 49