Page 51 - Panduan Mentoring Islam STPN 2021
P. 51

DOA AL-MA’TSURAT
                                                DOA PAGI DAN PETANG

                  Telah kita ketahui bersama, berdoa dan berdzikir merupakan aktivitas yang
                  mulia  di  sisi  Allah  Ta’ala  dan  merupakan  amalan  yang  amat  dianjurkan
                  dalam  Islam.  Di  zaman  sekarang,  banyak  manusia  yang  menggunakan
                  risalah  kumpulan  dzikir  pagi  dan  sore  yang  disusun  oleh  Imam  Hasan  Al
                  Banna rahimahullah yang dinamakan Al Ma’tsurat. Namun, ternyata dalam
                  Al  Ma’tsurat  tersebut  masih  ada  dzikir-dzikir  yang  derajat  haditsnya  dhaif
                  (lemah) bahkan maudhu’ (palsu).

                  Untuk itu, dalam risalah singkat ini, kami akan memaparkan doa dan dzikir
                  yang shahih dalam Al Ma’tsurat, yang hadits-hadits tersebut telah di-takhrij
                  oleh  Ustadz  Farid  Nu’man.  Dan  juga,  dalam  risalah  ini  kami  juga

                  cantumkan  dzikir  dan  doa  dari  Hisnul  Muslim  dan  doa-doa  lainnya  yang
                  terkadang  tak  terkait  waktu  pagi  dan  sore.  Semoga  kita  semua  dapat
                  mengamalkannya.

                  1. Membaca Al Fatihah
                                                                      َ
                  ُ ُ ۡ َ َ َ    ّ   ۡ َ   َ        َ     َ      َ  َ ۡ  ّ َ َ  ُ ۡ َ  ۡ     َ     َ   َ
                                           َٰ
                                                                     َٰ
                    دبعن كايإ    ِ  ٤       نيِلد ٱ   ِموي  ِ كِلم    ٣      ِميِحرل     ٱ  حۡمَر     ٱ ل  ٢       ينِملعل   ٱ   بر ِللّ    ِ    دملۡ     ٱ  ١      ِميِحرل     ٱ  حۡمَرل     ٱ    ِللّ       ٱ  بِسۡ
                                                                         ِ
                               ِ
                                             َ
                   َ     َ      ُ ۡ  ۡ  ۡ  َ  ۡ  ۡ َ  َ ۡ َ ۡ  َ  َ  َ َ  َ ۡ ُ  ۡ  َ َ ّ  َ ۡ   ُ َ ۡ  َ  َ َ
                    َ ۡ ۡ َ
                                                                       َ
                                  َ
                                                        َ
                    لَو  مهيلع       بوضغمل ٱ   يرغ    م       هيلع تمعنأ      نيِلَّ ٱ   طَٰرص    ِ  ٦       ميِقتسمل     ٱ    طَٰرصل     ٱ ِ    انِده     ٱ  ٥    ينِعتسن كايوَإِ
                       ِ
                                     ِ
                                           ِ
                             ِ
                                                                                                      َ  ّ  َ
                                                                                                        ِ
                                                                                                    ٧      ينلآضل ٱ
                  Artinya:  “Dengan  menyebut  nama  Allah  yang  Maha  Pemurah  lagi  Maha
                  Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Maha Pemurah lagi
                  Maha  Penyayang.  yang  menguasai  di  hari  Pembalasan.  hanya  Engkaulah
                  yang  Kami  sembah  ,  dan  hanya  kepada  Engkaulah  Kami  meminta
                  pertolongan.  Tunjukilah  Kami  jalan  yang  lurus,  (yaitu)  jalan  orang-orang
                  yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang
                  dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.” (QS. Al Fatihah (1): 1-
                  7)

                  Keutamannya: Dia disebut A’zhamus Surah (Surat yang paling agung) (HR.
                  Bukhari No. 4204, 4370, 4426, 4720. Abu Daud No. 1458. Ad Darimi dalam
                  Sunannya  No.  3371),  Sebagai  Ruqyah,  sehingga  dibolehkan  membacanya
                  jika kita sedang sakit (Bukhari No. 2156, 4721, 5404, 5417), Surat istimewa
                  yang tidak pernah Allah Ta’ala turunkan sebelumnya dalam Taurat, zabur,
                  dan Injil, bahkan tidak ada yang sepertinya di dalam Al Quran sendiri (HR.
                  At Tirmidzi No. 2875, dari jalur Abu Hurairah.


                  Imam  At  Tirmidzi  mengatakan:  hasan  shahih.  Imam  Ad  Darimi  No.  3373.
                  Dishahihkan pula oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih wa Dha’if Sunan At


                                                              Panduan Kerohanian Islam STPN | 50
   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56