Page 37 - FLIPBOOK Psikotropika
P. 37
Ayah Riski, Rauf menuturkan anaknya diketahui mengkonsumsi obat mumbul bersama
adiknya, Reza. Beruntung, adiknya masih bisa diselamatkan dan dilarikan ke Rumah Sakit Jiwa
Kendari "Anak saya meminum obat mumbul yang dicampur dengan pil PCC, awalnya
melompat ke got depan rumah. Adiknya berhasil diselamatkan, namun kakaknya bernama
Riski berlari ke arah laut dan menceburkan dirinya," terang Rauf. Korban kakak-adik ini merasa
kepanasan, efek dari obat yang dikonsumsinya. Sang kakak berlari ke arah laut dan
menceburkan diri. Sayangnya, ia tenggelam dan ditemukan sudah tidak bernyawa.
Kepala BPOM Sulawesi Tenggara (Sultra) Adilah Pababbari menegaskan obat terlarang
yang beredar selama beberapa hari terakhir dan cukup meresahkan masyarakat di Kota Kendari
merupakan tablet PCC. Dijelaskan Adilah, tablet PCC memiliki kandungan parasetamol,
kafein, dan carisoprodol. PCC merupakan obat ilegal yang tidak memiliki izin edar dan dijual
perorangan tanpa adanya kemasan. "Salah satu kandungan dari PCC sendiri yakni carisoprodol,
yang tergolong dalam obat keras berdasarkan surat keputusan Menteri Kesehatan No
6171/A/SK/73 tanggal 27 Juni 1973 tentang Tambahan Obat Keras Nomor Satu dan Nomor
Dua," Dari keterangan Menteri Kesehatan Nila Moeloek, obat PCC dapat menyebabkan
beberapa masalah kesehatan. Data Dinas Kesehatan Sulawesi Tenggara mengatakan saat ini
sudah teradapat 60 korban penyalahgunaan obat PCC yang dirawat di tiga RS. Korban dirawat
di RSJ Kendari (46 orang), RS Kota Kendari (9 orang), dan RS Provinsi Bahteramas (5 orang).
"Pasien yang dirawat berusia antara 15-22 tahun mengalami gangguan kepribadian dan
gangguan disorientasi, sebagian datang dalam kondisi delirium setelah menggunakan obat
berbentuk tablet berwarna putih bertulisan PCC dengan kandungan obat belum diketahui,"
"Obat-obatan terlarang dan zat adiktif sangat membahayakan dan merugikan remaja
sebagai asset masa depan bangsa. Maka, jika ini terbukti zat psikotropika, Kemenkes
mengingatkan agar masyarakat berhati-hati terhadap NAPZA yang mengganggu kesehatan.
Kami juga berharap agar BNN menginvestigasi secepatnya," tegas Nila. Flakka, yang juga
sudah beredar belakangan ini. Flakka berbeda dengan pil PCC, yang digunakan anak sekolah
di Kendari. Arman memastikan BNN akan melakukan uji laboratorium untuk memastikan lagi
kandungan pil PCC yang digunakan anak sekolah itu.
D. PROSEDUR KEGIATAN
a) Perhatikan dan cermati wacana 1, 2, 3, 4 dan 5 di atas, kemudian jawablah pertanyaan
berikut.
b) Dalam wacana tersebut tidak semua informasi tersedia untuk digunakan dalam
mencapai tujuan pembelajaran, oleh karena itu Anda harus mencari sumber-sumber
bacaan lain.
1. Identifikasi istilah atau konsep yang Anda belum mengerti yang berkaitan dengan tujuan
pembelajaran di atas!
31

