Page 43 - LAST NEW.pdf
P. 43

Miftahul Afifur Rohman, Prima Vidya Asteria, Yuniseffendri



             Berbekal  studi  kasus  tersebut,  Miftahul  sebagai  mahasiswa  melakukan  analisis
             kebutuhan. Adapun daftar analisis yang ditemukan pada studi kasus sebagai berikut.


               1. Model Pengembangan


                Model  pengembangan  yang  dipilih  Bu  Prima  sebagai  pengajar  menggunakan
                ASSURE.  Hal  tersebut  tampak  pada  cara  mengevaluasi  efektivitas  bahan  ajar
                Bahasa  Indonesia  di  kelas  BIPA  untuk  Pemelajar  Madagaskar  yang  menganut
                tahapan  model  ASSURE.  Bu  Prima  melakukan  pengamatan  karakter  pemelajar,
                rancangan  tujuan  menyesuaikan  kompetensi,  media  dengan  metode  saling
                berkaitan,  bahan  sesuai  dengan  materi,  dan  melakukan  uji  coba  materi  dengan
                pemelajar.  Saat  pengujian,  dilakukan  pengamatan  respons  mereka  dan
                mendengarkan umpan balik untuk menilai keefektifan bahan ajar tersebut. Selain
                itu,  melakukan  evaluasi  pascabelajar  juga  penting  untuk  melihat  perkembangan
                pemahaman. Setelah semua selesai dilakukan, saya melakukan revisi agar bahan
                ajar dapat sesuai.



               2. Dimensi Isi


                a.  Pemelajar Madagaskar membutuhkan materi yang fokus pada interaksi sosial,
                   permainan  peran,  dan  situasi  komunikatif  sehari-hari,  misalnya  praktik
                   berbelanja. Praktik tersebut dapat diarahkan aktivitas di pasar tradisional.
                b.  Dalam  materi,  dibutuhkan  pendekatan  visual  dengan  gambar  atau  diagram,
                   pendekatan  auditif  dan  praktik  langsung.  Maka,  model  pengemasan  materi,
                   latihan, dan praktik keterampilan bahasa dapat terintegrasi dengan pendekatan
                   yang dibutuhkan pemelajar.




               3. Dimensi Metode Pembelajaran


                a.  Tujuan pembelajaran yang diharapkan melalui materi praktik berbelanja di pasar
                   tradisional, yaitu
                   1)  Pemelajar  mampu  mengenali  barang-barang,  harga,  transaksi,  dan
                       ungkapan yang sering digunakan dalam situasi belanja.
                   2)  Pemelajar  mampu  mengidentifikasi  kebiasaan  dan  nilai-nilai  lokal  saat
                       berbelanja di pasar tradisional.
                   3)  Pemelajar mampu praktik berbelanja di pasar tradisional.
                b. Karakteristik Anggerek (pemelajar Madagaskar)
                   1)  Pemelajar  membutuhkan  penyesuaian  terhadap  struktur  bahasa  baru,
                       pelafalan  yang  berbeda,  dan  pemahaman  akan  budaya.  Maka  diperlukan
                       latihan  dalam  pengucapan,  pemahaman  kosakata  Bahasa  Indonesia  serta
                       pemahaman budaya dan konteks sosial di Indonesia.



              Analisis Kebutuhan dalam Pengembangan Bahan Ajar                                             36
   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48