Page 38 - Anatomi-dan-Fisiologi-Manusia-Komprehensif
P. 38
Anatomi Fisiologi Manusia
skuamosa seperti peregangan pada organ kandung kemih ke ukuran yang lebih besar
kemudian kembali lagi ke ukuran yang lebih kecil.
Berdasarkan jumlah lapisan, jaringan epitel dikelompokkan menjadi epitel sederhana
yang hanya terdiri dari satu lapis sel, dan biasanya sangat tipis sehingga tidak spesifik untuk
fungsi perlindungan. Epitel sederhana terkait dengan proses absorpsi, ekskresi, dan filtrasi.
Dan epitel bertingkat yang memiliki banyak lapisan sel.
Pengelompokan sel epitel berdasarkan bentuk sel, terbagi atas:
a. Epitel Sederhana (Simple Epithelium)
1) Epitel Skuamosa Sederhana (Simple Squamosa Epithelium)
Epitel skuamosa sederhana adalah satu lapisan sel berbentuk gepeng. Sel-sel ini
memiliki karakteristik yang sangat tipis dan halus. Contoh epitel skuamosa sederhana
ditemukan di alveoli (kantung udara dari paru-paru merupakan contoh) dan pada ginjal,
membentuk bagian dari membran filtrasi.Lokasi lain jaringan ini terdapat di pembuluh darah
kapiler terkecil. Dinding kapiler hanya terdiri satu sel tebal yang memungkinkan terjadinya
pertukaran gas, nutrisi, dan zat-zat yang tidak berguna antara darah dan cairan interstisial
(gambar 4).
Ginjal
Gambar 4.
th
Sel skuamosa sederhana pada ginjal (Sumber: Seeley’s, Anatomy and Physiology 10 Edition)
Terdapat 2 epitel skuamosa sederhana dalam tubuh kita yang mempunyai nama yang
khusus sesuai dengan lokasinya.
a) Endotelium "penutup bagian dalam", menjadikan permukaan licin, mengurangi
gesekan pada dinding pembuluh limfa dan semua organ berongga seperti sistem
kardiovaskuler (pembuluh darah dan jantung). Kapiler terdiri dari endothelium yang
khususdan tipis sehingga sangat efisien untuk pertukaran nutrisi dan sisa residu antara
pembuluh darah dan jaringan sel disekitarnya.
b) Mesotelium "penutup bagian tengah", yaitu epitel yang ditemukan dalam dinding
membran serosa, selaput yang melapisi rongga tubuh ventral dan menutupi organnya.
32