Page 123 - IST Baru
P. 123

tah tembak di tempat sangat efektif untuk mengatasi kerusuhan. Hal ini
                             terbukti perusuh menghentikan tindakannya.

                         5.  Membentuk    dan mendirikan Posko Satuan Tugas Penerangan secara ter-
                             padu dengan tujuan untuk memberikan pelayan informasi kepada para
                             wartawan Mass Media dan masyarakat sehingga informasi keluar dari satu
                             sumber dan tidak terjadi kesimpangsiuran pemberitaan yang dapat mem-
                             perkeruh situasi.

                         6.  Melakukan pencarian terhadap korban dan warga suku Madura yang
                             bersembunyi di hutanhutan.

                         7.  Melakukan evakuasi korban baik yang luka dan meninggal dunia serta
                             melaksanakan pengungsian suku Madura ke Surabaya dengan penampun-

                             gan sementara Pengungsian di Sampit, Pangkalan Bun dan Palangkaraya.
                             Kapal perang milik TNI AL yang terlibat dalam evakuasi : KRI Teluk Sampit,
                             KRI Teluk Ende, KRI Teluk Banten, KRI Teluk Bone maupun KRI Teluk Saleh.
                         8.  Berusaha meredam dan menghentikan aksi pembakaran dan tindakan

                             pengrusakan milik warga suku Madura dengan cara mengeluarkan pen-
                             gumuman dan himbauan yang disampaikan lewat media massa dan ele
                             ktronik serta mobil keliling secara kontinyu. Langkah-langkah penanganan
                             /penanggulangan yang dilakukan oleh aparat TNI/Polri dengan menggu-
                             nakan tindakan preventif terhadap kota-kota kabupaten yang belum
                             tersentuh konflik dan tindakan represif di Sampit maupun Palangkaraya
                             merupakan langkah yang tepat. Hal ini terbukti dalam waktu yang relatif

                             singkat kerusuhan dapat segera dihentikan dan diredam. Namun demiki-
                             an nampaknya dendam dari kedua belah pihak belum dapat sepenuhnya
                             dihapuskan. Tidak tertutup kemungkinan mereka tetap mencari kesem-
                             patan untuk melancarkan aksi balas dendam.

                               Kodam VI/MLW dalam hal ini, secara terus menerus mengupayakan de-
                         teksi dan cegah dini maupun melakukan penggalangan dan pembinaan teri-
                         torial terbatas guna mengantisipasi timbulnya konflik karena peristiwa Sampit
                         sampai saat masih menyisakan ancaman. Selain itu, juga memberikan saran
                         kepada pemerintah Kabupaten atau Propinsi yang daerahnya mengalami
                         konflik untuk dapat membina masyarakat agar lebih mengedepankan per-







                                                                                                                123
   118   119   120   121   122   123   124   125   126   127   128