Page 117 - combinepdf_Neat
P. 117

Kegiatan Belajar 2
         Perkembangan Bahasa Moral dan Agama





            Perkembangan Bahasa

                  Periode  prasekolah  merupakan  waktu  untuk  mempelajari  aturan  tata  bahasa  transformasional

             (transformational grammar) yang memungkinkan mereka mengubah kalimat deklaratif menjadi kalimat
             dengan jenis lain seperti kalimat tanya, negasi,imperative, anak kalimat atau kalimat majemuk. Ketika
             memasuki sekolah, anak mempelajari banyak aturan sintaksis dari bahasa mereka dan dapat menghasilkan

             berbagai variasi pesaan seperti layaknya orang dewasa. Bahasa anak pada usia ini juga bertambah majemuk
             karena mereka lebih tertarik dengan makna dan hubungan kontras atau lawan kata. Anak prasekolah juga
             mulai memahami berbagai pelajaran pragmatic seperti menyesuaikan pesan mereka dengan kemampuan
             pendengar dalam memahami sesuatu jika mereka ingin dimengerti. Kemampuan untuk menghasilkan pesan
             verbal, mengenali pesan yang tidak jelas tersebut (referential communication skill) telah berkembang baik,

             meskipun  mereka  masih  baru  dapat  mendeteksi  pesan  yang  tidak  informative  dan  baru  belajar  untuk
             menanyakan klarifikasi.
                  Usia sekolah dasar merupakan masa berkembang pesatnya kemampuan mengenal dan menguasai

             perbendaharaan kata (vocabulary). Pada awal masa ini, anak sudah menguasai sekitar 25.000 kata, dan pada
             masa akhir (usia 11-12 tahun) telah dapat menguasai sekitar 50.000 kata. Dengan dikuasainya keterampilan
             membaca dan berkomunikasi dengan orang lain, anak sudah gemar membaca atau mendengarkan cerita yang
             bersifat kritis (tentang perjalanan/petualangan, riwayat para pahlawan, dsb). Pada masa ini tingkat berpikir
             anak sudah lebih maju, dia banyak menanyakan soal waktu dan sebab akibat. Oleh sebab itu, kata tanya yang

             dipergunakannya pun semula hanya “apa”, sekarang sudah diikuti dengan pertanyaan: “dimana”, “dari
             mana”, “ke mana”, “mengapa”, dan “bagaimana”. Seiring dengan meningkatnya kosakata pada tahapan ini,
             penggunaan kata kerja yang tepat juga makin meningkat. Anak belajar bahwa kata-kata tertentu dapat

             memiliki lebih dari satu arti.



            Perkembangan Moral dan Bahasa


                  Pada masa ini menurut Kohlberg anak berada pada tingkatan penalaran moral conventional yaitu

            memberlakukan  standar  tertentu,  tetapi  standar  ini  ditetapkan  oleh  orang  lain  misalnya  orangtua  atau
            pemerintah. Sedangkan menurut Piaget saat anak memasuki usia 10 tahun perkembangan moralnya berada
            pada tahap moral autonom. Soetjiningsih (2012) menyebutkan ciri-ciri perkembangan moral pada masa
            kanak-kanak akhir adalah sebagai berikut:


              a.   Anak berbuat baik bukan untuk mendapat kepuasan fisik melainkan mendapat kepuasan
                  psikologis melalui persetujuan sosial.
              b.   Kaidah  moral  sebagian  besar  ditentukan  oleh  norma-norma  yang  terdapat  dalam
                  kelompoknya.
               c.   Usia 10-12 tahun sudah mengenal konsep kejujuran, keadilan, dan kehormatan








          Ega Asnatasia Maharani, M.Psi., Psikolog.  Intan Puspitasari, S.Psi., MA

           Psikologi Peserta Didik
   112   113   114   115   116   117   118   119   120   121   122