Page 118 - combinepdf_Neat
P. 118
Kegiatan Belajar 2
Perkembangan Bahasa Moral dan Agama
Menurut Papalia, dkk. (2008) perilaku disiplin pada masa ini antara lain:
a. Penarikan kasih sayang, adalah bentuk disiplin di mana orang tua menahan pemberian perhatian
atau kasih sayang terhadap anak. Misalnya orangtua menolak untuk berbicara pada anak.
b. Penegakam kekuasaan, yaitu teknik disiplin di mana orangtua mencoba untuk mengambil alih
kontrol dari anak. Misalnya orangtua mengambil hak istimewa anak.
c. Induksi, yaitu teknik disiplin di mana orangtua menggunakan penalaran dan penjelasan tentang
konsekuensi perilaku anak terhadap orang lain.
Dari ketiga teknik tersebut teknik ketiga merupakan teknik paling positif dengan perkembangan moral
anak. Dengan teknik ketiga anak terhindar dari dampak psikologi yang negatif.
Pada masa ini perkembangan penghayatan keagamaan ditandai dengan ciri-ciri sebagai berikut:
1. Sikap keagamaan bersifat reseptif disertai pengertian.
2. Pandangan dan paham ketuhanan diperolehnya secara rasional berdasarkan kaidah logika yang
berpedoman pada alam semesta sebagai manifestasi dari keagungan-Nya.
3. Penghayatan secara rohaniah semakin mendalam, pelaksanaan kegiatan ritual diterimanya sebagai
keharusan moral.
Periode usia sekolah dasar merupakan masa pembentukan nilai-nilai agama sebagai kelanjutan
periode sebelumnya. Kualitas keagamaan anak akan sangat dipengaruhi oleh proses pembetukan atau
pendidikan yang diterimanya. Berkaitan dengan hal tersebut, pendidikan disekolah dasar mempunyai
peranan yang sangat penting. Oleh karena itu, pendidikan agama di sekolah dasar harus menjadi perhatian
semua pihak yang terlibat dalam pendidikan di sekolah dasar tersebut, bukan hanya guru agama saja tetapi
kepala sekolah dan guru-guru yang lainnya.
Ega Asnatasia Maharani, M.Psi., Psikolog. Intan Puspitasari, S.Psi., MA
Psikologi Peserta Didik

