Page 125 - combinepdf_Neat
P. 125
Kegiatan Belajar 1
Perkembangan Fisik motorik dan Kognitif
Perkembangan Fisik Motorik
Kata “remaja” berasal dari bahasa Latin adolescene berarti to grow atau to grow maturity. Banyak tokoh
yang memberikan definisi remaja, seperti DeBrun mendefinisikan remaja sebagai periode pertumbuhan antara
masa kanak-kanak dan dewasa. Papalia dan Olds tidak memberikan pengertian remaja secara eksplisit melainkan
secara implisit melalui pengertian masa remaja (adolescence). Menurut Papalia dan Olds masa remaja adalah
masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan dewasa yang pada umumnya dimulai pada usia 12 atau
13 tahun dan berakhir pada usia akhir belasan tahun atau awal dua puluh tahun.
Pertumbuhan fisik remaja merupakan pertumbuhan yang paling pesat. Remaja tidak hanya tumbuh dari segi
ukuran tetapi juga mengalami kemajuan secara fungsional, terutama organ seksual atau “pubertas”. Hal ini
ditandai dengan datangnya menstruasi pada perempuan dan mimpi basah pada laki-laki. Dalam tiga atau empat
tahun individu bertumbuh hingga tingginya hampir menyamai tinggi orang tuanya. Remaja perempuan mulai
menunjukkan mekar-tubuh yang membedakan dengan tubuh kanak-kanak. Dalam hal kecepatan pertumbuhan,
terutama nampak jelas pada usia 12-14 tahun remaja perempuan bertumbuh demikian cepat meninggalkan
pertumbuhan remaja laki-laki.
Berikut merupakan perubahan-perubahan fisik yang terjadi pada masa remaja :
a. Perubahan ukuran tubuh
Irama pertumbuhan fisik berubah menjadi cepat sekitar dua tahun sebelum anak mencapai kematangan organ
reproduksinya. Setahun sebelum pematangan ini individu bertambah tinggi 10 sampai 15 cm dan bertambah
berat 5 sampai 10 kg. Pertumbuhan tubuh masih terus terjadi dalam tempo yang sedikit lebih lamban. Selama
empat tahun, pertumbuhan tinggi badan anak akan bertambah 25% dan berat tubuhnya hampir mencapai dua
kali lipat. Anak laki-laki akan mencapai bentuk tubuh orang dewasa pada usia 19 sampai 20 tahun, sedangkan
anak perempuan pada usia 18 tahun.
b. Perubahan proporsi tubuh
Beberapa pertumbuhan tubuh menjadi semakin proporsional meskipun juga ada yang tidak proporsional.
Proporsi yang tidak seimbang ini akan berlangsung terus sampai seluruh masa puber dilalui sepenuhnya,
sehingga proporsi tubuhnya mulai tampak seimbang menjadi proporsi orng dewasa .Perubahan ini terjadi baik
di dalam maupun bagian luar tubuh individu.
c. Ciri kelamin yang primer
Pada masa kanak-kanak organ reproduksi belum berkembang dan berfungsi secara sempurna. Memasuki masa
remaja organ reproduksi mulai berfungsi pada usia sekitar 13 tahun ketika pertama kali anak laki-laki
mengalami “mimpi basah”. Pada anak perempuan organ reproduksi mulai berfungsi pada usia 13 tahun, yaitu
pada saat pertama kali mengalami menstrurasi atau haid. Bagian lain dari alat perkembangbiakan pada anak
perempuan saat ini masih belum mampu untuk mampu untuk mengandung. Masa interval ini disebut sebagai
“saat steril” masa remaja.
Ega Asnatasia Maharani, M.Psi., Psikolog. Intan Puspitasari, S.Psi., MA
Psikologi Peserta Didik

