Page 89 - combinepdf_Neat
P. 89
Kegiatan Belajar 1
Perkembangan Fisik Motorik
Pertumbuhan Motorik
a. Keterampilan Motorik Kasar (Gross Motor Skills)
Keterampilan motorik kasar merupakan keterampilan menggunakan otot-otot besar. Pada bulan
pertama bayi sudah dapat mengangkat kepalanya dari posisi tengkurap. Pada usia tiga hingga empat bulan
bayi sudah dapat mengangkat kepala lebih tinggi dengan lengan menyangga dadanya. Di usia ini bayi juga
mulai bisa tengkurap sendiri meskipun untuk kembali telentang perlu bantuan pengasuh. Bayi dapat
mengembalikan posisi tubuhnya dari telentang ke tengkurap dan kembali ke telentang lagi kira-kira pada usia
4 tahun. Di usia ini pula bayi sudah dapat duduk jika disangga.
Saat usia 6 bulan bayi sudah dapat duduk tanpa disangga, meskipun untuk dapat duduk sendiri dari
posisi tengkurap secara mendiri dapat dikuasai bayi saat usia 8 bulan. Dalam rentang usia 6-10 bulan semakin
banyak keterampilan motorik kasar yang dapat dilakukan bayi seperti merangkak, merayap, atau merambat.
Beberapa bayi bahkan sudah bisa berjalan sedikit demi sedikit.
Pada tahun kedua kemampuan berjalan anak sudah semakin baik. Selain itu anak sudah mampu naik dan
turun tangga dan dapat mengendarai sepeda roda empat. Di usia ini anak juga sudah bisa berlari serta
menendang bola tanpa terjatuh. Hal ini diartikan anak usia 2 tahun sudah mampu lebih mandiri sehingga orang
tua tidak terlalu membatasi gerak supaya anak dapat menjelajah lingkungannya.
b. Keterampilan Motorik Halus (Fine Motor Skills)
Keterampilan motorik halus melibatkan otot-otot kecil seperti otot di tangan dan jari untuk mengontrol
benda berbagai bentuk dan ukuran. Gerakan yang dapat dilakukan pada usia ini seperti menjimpit makanan.
Perkembangan motorik halus ini membutuhkan waktu karena saat lahir otak belum cukup berkembangan
mengendalikan gerakan tangan dan jari. Awalnya bayi hanya mampu mengendalikan gerakan bahu dan siku
tapi perlahan dapat menggerakkan pergelangan tangan saja hingga koordinasi antara ibu jari dan telunjuk
tangan.
Hingga usia 15 bulan sebagian besar sudah mampu menjimpit objek
kecil seperti remah-remah kue. Selain itu anak sudah mulai tertarik
mencoret-coret menggunakan krayon atau spidol dengan gambar tak
terstruktur. Keterampilan motorik halus seperti menulis dan menggambar
ini akan semakin matang saat anak berusia 3 tahun. Menjelang usia dua
tahun anak mampu membuat menara dari susunan balok hingga enam
susun, memegang cangkir sendiri, menggunakan sendok dan garpu, dll.
Ega Asnatasia Maharani, M.Psi., Psikolog. Intan Puspitasari, S.Psi., MA
Psikologi Peserta Didik

