Page 11 - e modul Pengukuran dan Angka penting
P. 11
sistem MKS (meter-kilogram-sekon) dan sistem cgs (centimeter-gram-sekon). Pada
tahun 1960, Sistem Metrik dipergunakan dan diresmikan sebagai Sistem
Internasional (SI). Sistem Metrik diusulkan menjadi SI, karena satuan-satuan dalam
sistem ini dihubungkan dengan bilangan pokok 10 sehingga lebih memudahkan
penggunaannya.Sistem metrik diatas dapat dilihat pada tabel di bawah ini :
Faktor Awalan Simbol Faktor Awalan Simbol
10 18 eksa E 10 -1 desi d
10 15 peta P 10 -2 centi c
10 12 tera T 10 -3 mili m
9 -6
10 giga G 10 mikro µ
6
10 mega M 10 -9 nano n
3
10 kilo k 10 -12 piko p
2
10 hekto h -15 femto f
10
1
10 deka da 10 -18 atto a
4. Dimensi Besaran
Dimensi dapat diartikan sebagai cara penulisansuatu besaran menggunakan simbol
dari besaran-besaran pokok sehinggadapat menunjukkan suatu besaran tersusun dari
besaran-besaran pokok. Dimensi tujuh besaran pokok dalam Sistem Internasional
seperti tabel di bawah ini :
Satuan
No. Besaran Pokok Internas Notasi Satuan Dimensi
ional
1. Panjang meter m [L]
2. Massa kilogram kg [M]
3. Waktu sekon s [T]
4. Suhu kelvin K [θ]
5. Kuat Arus Listrik ampere A [I]
6. IntensitasCahaya kandela cd [J]
7. Jumlah Zat mole mol [N]
Contoh dimensi dari besaran turunan :
Besaran Satuan
No. Analisis Dimensi
Turunan Internasional
2
1. Luas panjang x lebar m x m [L ]
3
2. Volume panjang x lebar x tinggi m x m x m [L ]
-1
3. Kecepatan jarak : waktu m / s [LT ]
2
2
4. Percepatan kecepatan : waktu m / s [LT ]
2 -2
5. Gaya massa x percepatan kg x m / s [MLT ]
2
2 -2
6. Usaha gaya x jarak kg x m / s x m [ML T ]
3
2 -3
2
7. Daya usaha : waktu Kg x m / s [ML T ]
11

