Page 252 - BUKU NATIONAL INTEREST DAN AGENDA PEMBANGUNAN EDISI KE-2
P. 252
KEPENTING AN NASIONAL D AN A GEND A PEMBANGUNAN
Dalam rangka itulah, kepada petani dan UMKM Rachmat Gobel selalu
mengajak untuk memperkuat kelembagaan usaha mereka dengan bergabung
dengan mendirikan koperasi. Melalui badan usaha ini, petani dan UMKM
lainnya bisa menghimpun kekuatan sehingga bisa lebih mudah mendapat
bibit, pupuk dan kebutuhan produksi lainnya, termasuk dalam pemasaran.
Untuk mendorong masyarakat membentuk koperasi, ia telah menyalurkan
bantuan permodalan melalui Koperasi KK RG yang sengaja dibentuk untuk
melakukan pendampingan kepada koperasi petani dan UMKM di Gorontalo.
Indonesia perlu mencontoh negara lain, bagaimana sektor pangan
mereka menjadi tumpuan koperasi dan UMKM dan berhasil mensejahteraan
petani. Apa yang dilakukan Jepang dan China misalnya, membuktikan bahwa
kemajuan di sektor pertanian akan sangat berdampak pada peningkatan
kesejahteraan di rakyat yang tinggal di kawasan pedesaan.
“Pengalaman sejumlah negara membuktikan, bagaimana koperasi
mampu menjadi penyatu kekuatan petani, peternak dan UMKM sehingga
mempunyai daya tawar yang lebih kuat dalam meningkatkan kinerja usaha
mereka,” katanya.
Dukungan dan Bantuan Mengalir
Untuk menjamin kebutuhan petani dan UMKM, menurut Rachmat Gobel,
ia telah membangun kerja sama dengan berbagai instansi, termasuk dengan
BUMN. Program ini mendapat dukungan dari Kementerian Pertanian,
Kementerian Koperasi dan UKM dan Kementerian BUMN melalui BUMN
Pupuk seperti PT Pupuk Kaltim dan PT Petrokimia Gresik dan Bulog.
Dukungan juga datang datang dari Kementerian PUPR, Bank Indonesia.
Rachmat Gobel sangat mengapresiasi berbagai dukungan tersebut. Melalui
program Agro Solution misalnya, PT Pupuk Kaltim dan PT Petrokimia Gresik
telah menyalurkan puluhan ton bantuan pupuk nonsubsidi yang mampu
meningkatkan hasil panen berlipat-lipat. Dengan hasil nyata yang berlimpah,
diharapkan penggunaan pupuk nosubsidi dapat menambah wawasan petani
bahwa mereka tidak perlu tergantung pada pupuk subsidi dari pemerintah.
Meski harganya lebih mahal, peningkatan hasil panen dengan menggunakan
pupuk nonsubsidi jauh lebih tinggi sehingga jauh lebih menguntungkan.
Dari Kementerian Pertanian program aspirasi Rachmat Gobel sebagai
anggota dan pimpinan DPR RI, mendapat bantuan berbagai alsintan berupa
traktor dan alat pasca panen. Sepanjang 2021 tidak kurang dari 88 unit
traktor tangan 2 roda dan 4 roda dari Direktorat Sarana dan Prasarana
Pertanian dan Thresher atau 52 unit mesin perontok serba guna. Semuanya
234

