Page 276 - BUKU NATIONAL INTEREST DAN AGENDA PEMBANGUNAN EDISI KE-2
P. 276

KEPENTING AN NASIONAL D AN A GEND A PEMBANGUNAN
                   Menyulap Wajah


                   Pariwisata: Dari Benteng

                   Tua sampai Kampung


                   Mural















                           elain agribisnis, menurut Ketua DPR RI/Korinbang Rachmat
                           Gobel, pariwisata adalah sektor yang menjanjikan bagi Gorontalo.
                           Banyak  obyek  wisata  yang  menarik,  mulai  dari  wisata  alam,  laut
                  Sdan  berbagai  peninggalan  sejarah  serta budaya  masyarakat  yang
                   religius dan  unik. Pemerintah  Daerah (Pemda) perlu  membuka  peluang
                   seluas-luasnya kepada investor untuk bekerjasama mengembangkan  potensi
                   destinasi wisata.
                       “Siapa bilang daerah kita miskin, itu nggak benar. Gorontalo adalah
                   daerah yang sangat kaya. Saya siap “sulap” wajah pariwisata untuk
                   menunjang Gorontalo sebagai daerah jasa,” kata Rachmat Gobel dalam satu
                   kesempatan.
                      Industri pariwisata merupakan  sektor usaha yang mengalami
                   perkembangan sangat cepat dalam beberapa dekade terakhir. Dalam tataran
                   global, menurut data World Travel and Tourism Council (WTTC), sebelum
                   pandemi Covid-19 yaitu pada 2019, kontribusi sektor ini terhadap GDP dunia
                   sudah mencapai 10,04% dengan nilai US$ 9,2 triliun yang berasal dari 1,5
                   miliar  perjalanan  turis.    Namun  angka  ini  turun  tajam  karena pandemi,
                   menjadi sekitar 3,4% GDP dunia pada 2020.
                      Di Indonesia, sebelum pandemi atau 2019 kontribusi sektor ini  terhadap
                   PDB tercatat 4,8%. Meski masih di bawah trends global, berdasarkan data
                   BPS, perkembangan sektor ini termasuk tinggi, setidaknya dalam lima tahun
                   terakhir.  Jumlah  wisatawan  manca  negara (wisman)    ke  Indonesia  naik
                   dari 10,14 juta orang pada 2015 menjadi 16,5 juta orang pada 2019. Jumlah
                   wisatawan nusantara (wisnu) tumbuh hampir tiga kali lipat yaitu dari 256


                                                      258
   271   272   273   274   275   276   277   278   279   280   281