Page 311 - BUKU NATIONAL INTEREST DAN AGENDA PEMBANGUNAN EDISI KE-2
P. 311

KIPRAH TAHUN KEDUA WAKIL KETUA DPR/KORINBANG DR. (H.C.) RACHMAT GOBEL

                    mendapat manfaat besar ini. Pertemuan 2022 nanti harus bisa menjadi
                    show case potensi dan prospek Indonesia. Pemahaman yang akurat tentang
                    persoalan dalam negeri menjadi sangat penting agar bisa memperjuangkan
                    kepentingan nasional searah dengan kepentingan global.

                    Arsitektur Kesehatan Global
                       Terkait dengan topik arsitektur kesehatan global misalnya, kita harus
                    meyakinkan dunia bahwa penanganan Covid-19 di Indonesia berjalan efektif.
                    Fakta menunjukkan, berbagai langkah yang dilakukan membuahkan hasil
                    mengembirakan, penyebaran virus kian melandai. Penanganan di sektor
                    ekonomi juga cukup membanggakan, tekanan terhadap perekonomian
                    nasional bisa ditangani sehingga laju pertumbuhan  Indonesia tergolong
                    lebih baik dibandingkan sejumlah negara ASEAN.
                       Terkait isu penting dunia saat ini yaitu ketimpangan vaksinasi, dengan
                    pengalaman  yang dihadapi  selama ini,  Indonesia harus bisa  mendorong
                    anggota G20 untuk bahu membahu membantu penyediaan vaksin.
                       Sperti kita ketahui, ketimpangan vaksinasi adalah salah satu penyebab
                    lambatnya pemulihan dunia dari pandemi Cobid-19. Kondisi ini menyebabkan
                    risiko terjadinya mutasi virus terus meningkat. Peluang munculnya varian
                    baru masih tinggi dan semakin  sulit ditangani seperti varian omicron yang
                    baru-baru ini muncul dari Afrika Selatan. Kuat dugaan, varian ini muncul
                    karena vaksinasi di negara ini masih sangat rendah dan juga di sejumlah
                    negara Afrika lainnya.
                       Ketimpangan  vaksinasi  semakin  memperlambat pemulihan  ekonomi
                    dunia,  baik  negara maju, negara berkembang  maupun  negara miskin.
                    Dari berbagai perkiraan yang ditulis  media  massa, perekonomian dunia
                    mengalami kerugian US$ 2,3 triliun akibat keterlambatan vaksinasi.
                       Indonesia juga  sangat berkepentingan terhadap  ketersediaan dan
                    distribusi  vaksin.  Meski  tergolong cepat,  sampai  saat  ini  tingkat  vaksinasi
                    masih  mencapai  di  bawah  77% seperti yang ditargetkan pemerintah
                    sebanyak 208 juta orang. Per Minggu (5/12), capaian vaksinasi dosis pertama
                    baru 68,38% dari target dan dosis kedua 47,54%.

                    Transisi Digital
                       Topik  transisi  berbasis  digital  sangat  penting  strategis bagi  Indonesia.
                    Mewakili negara berkembang, Indonesia perlu bersuara lantang terhadap
                    arus  digitalisasi  yang  semakin  deras. Di  satu  sisi  digitalisasi  memang
                    memberi peluang yang sangat besar, namun juga menimbulkan ekses yang
                    harus bisa dikendali agar tidak menimbulkan kerugian.


                                                       293
   306   307   308   309   310   311   312   313   314   315   316