Page 314 - BUKU NATIONAL INTEREST DAN AGENDA PEMBANGUNAN EDISI KE-2
P. 314

KEPENTING AN NASIONAL D AN A GEND A PEMBANGUNAN
                   Wakil Ketua DPR Minta


                   Pemerintah Percepat

                   Penyerapan Dana PEN,


                   Belanja K/L dan Daerah








                   Jakarta: Agar target pertumbuhan ekonomi 3,8%-4,5%  pada 2021 ini bisa
                   tercapai,  Ketua DPR RI Korinbang Rachmat Gobel minta agar pemerintah
                   mempercepat realisasi atau penyerapan dana Pemulihan Ekonomi Nasional
                   (PEN) termasuk belanja Kementerian dan Lembaga (K/L) serta Pemerintah
                   Daerah. Langkah ini sangat diperlukan karena salah satu penyebab tidak
                   tercapainya proyeksi pertumbuhan  ekonomi pada Kuartal III  lalu adalah
                   akibat melambatnya pertumbuhan konsumsi pemerintah.
                      “Kalau dilihat dari data BPS, selain terjadinya perlambatan pertumbuhan
                   konsumsi rumah tanngga, penyebab melambatnya pertumbuhan ekonomi
                   pada  Kuartal  III lalu  adalah  minimnya  dorongan dari  sektor konsumsi
                   pemerintah. Untuk itu, pada kuartal IV ini pemerintah perlu mempercepat
                   realisasi belanja negara, baik melalui PEN, K/L dan pemerintah daerah,” kata
                   Rachmat Gobel.
                      Badan  Pusat Statistik mengumumkan,  capaian  pertumbuhan  ekonomi
                   sepanjang kuartal III lalu (Juli-September) hanya mencapai 3,51% atau jauh
                   di bawah ekspektasi. Sebelumnya, pemerintah melalui Menteri Keuangan
                   memproyeksikan pertumbuhan  ekonomi pada  kuartal III bisa  mencapai
                   4,5%.
                      Melesetnya  capaian  tersebut  terutama  disebabkan  terjadinya  tekanan
                   luar  biasa  pada  sektor konsumsi,  akibat  penerapan  PPKM  Darurat  dalam
                   penanganan Covid-19 Gelombang Kedua yang berlangsung dari pertengahan
                   Juli sampai September. Sepanjang Kuartal III, pengeluaran konsumsi rumah
                   tangga hanya tumbuh  1,03% (year-on-year/YoY), angka ini jauh  di  bawah
                   Kuartal II yang mencapai pertumbuhan  5,96%. Begitu juga  konsumsi
                   pemerintah, dimana  pada  pertumbuhannya sepanjang Kuartal III hanya
                   0,66% (YoY), padahal pada kuartal II/2021 tumbuh 8,03%.



                   Tulisan ini merupakan pers release Wakil Ketua DPR RI/Korinbang atas kinerja pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal III 2021.

                                                      296
   309   310   311   312   313   314   315   316   317   318   319