Page 319 - BUKU NATIONAL INTEREST DAN AGENDA PEMBANGUNAN EDISI KE-2
P. 319
KIPRAH TAHUN KEDUA WAKIL KETUA DPR/KORINBANG DR. (H.C.) RACHMAT GOBEL
Wakil Ketua DPR
Rachmat Gobel Minta
Agar OJK Lakukan
Moratorium Pinjol
Jakarta: Wakil Ketua DPR Korinbang Rachmat Gobel meminta agar
pemerintah atau Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan moratorium
terhadap aktivitas pinjaman online, seiring kian maraknya praktik ilegal
yang sangat merugikan masyarakat.
“Tiap hari kita disodori berita yang menyedihkan dari masyarakat yang
terbelit masalah akibat praktik tidak sehat dari pengelola pinjaman online.
Bahkan ada yang bunuh diri karena tidak bisa membayar cicilan utang
mereka yang membengkak secara luar biasa. Pinjam satu juta dua juta, tapi
pengembaliannya bisa membengkak sampai puluhan juta, ini kan tidak
masuk akal. Untuk melindungi masyarakat, saya minta OJK melakukan
moratorium,” kata Rachmat Gobel.
Rachmat Gobel mengakui, ide awal dari kelahiran pinjol ini adalah untuk
meningkatkan inklusivitas sektor keuangan, namun dalam praktiknya
terlihat ada ketidaksiapan dari berbagai lembaga terkait. Inilah yang
kemudian membuat munculnya praktik tidak sehat, bahkan menjamurnya
pengelola pinjol ilegal, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
Seperti diberitakan di berbagai media maupun seperti beredar di media
sosial, rakyat kecil banyak terjerat pinjol. Mereka teriming-imingi oleh
kemudahan pinjol tapi kemudian tak mampu membayar karena bunganya
yang berlipat. Padahal mereka umumnya rakyat kecil yang sedang kesusahan,
seperti kemiskinan maupun kehilangan pekerjaan. “Kalau praktik pinjol ini
seperti ini sama saja mereka itu seperti rentenir,” kata Gobel.
Otoritas keuangan, menurut Gobel, perlu melakukan evaluasi serius
terhadap keberadaan pinjol ini. Membuat pemetaan dari berbagai masalah
Press release ini merupakan tanggapan Rachmat Gobel atas maraknya kasus nasabah pinjaman online yang diintimidasi
karena terlambat atau tidak sanggup membayar cicilan akibat bunga tinggi yang ditetapkan oleh pengelola.
301

