Page 75 - Stabilitas Edisi 220 Tahun 2026
P. 75

Di atas kertas, desain ini tampak
                                            menjanjikan. Regulator menjadi lebih
                                            independen, pemisahan peran menjadi
                                            lebih tegas, serta disiplin korporasi
                                            yang lebih tinggi. Namun dalam praktik,
                                            konsolidasi ratusan BUMN ke dalam
                                            satu entitas investasi justru membuka
                                            babak baru perdebatan terutama terkait
                                            akuntabilitas, konsentrasi kekuasaan, dan
                                            sejauh mana reformasi ini benar-benar
                                            memperbaiki tata kelola.
                                               Pembentukan Danantara menandai
                                            pergeseran paradigma. Untuk pertama
                                            kalinya, negara memusatkan aset dan
                                            kepemilikan BUMN strategis dalam
                                            satu holding investasi, dengan mandat
                                            mengoptimalkan nilai ekonomi, bukan
                                            sekadar mengawasi operasional.
                                            Danantara diposisikan sebagai capital
                                            allocator negara: menuntut efisiensi
                                            belanja modal, konsistensi setoran   Bhima Yudhistira, Direktur
                                            dividen, dan tata kelola yang lebih   Eksekutif Celios
                                            transparan.
                                               Namun, data kinerja BUMN
                                            menunjukkan gambaran yang tidak
                ransformasi tata kelola     sepenuhnya hitam-putih. Sepanjang
                Badan Usaha Milik Negara    2024, pendapatan konsolidasi BUMN   Disiplin dividen
                (BUMN) memasuki fase paling   meningkat menjadi sekitar Rp3.128   tidak boleh mematikan
          Tmenentukan dalam sejarah         triliun, tumbuh lebih dari 6 persen secara
          pengelolaan korporasi negara di Tanah   tahunan. Sebaliknya, laba bersih justru   investasi produktif. BUMN
          Air. Melalui Undang-Undang Nomor 16   turun ke kisaran Rp304 triliun. Tekanan
          Tahun 2025, pemerintah secara resmi   datang dari berbagai sektor—margin   jangan hanya dijadikan
          mengakhiri peran Kementerian BUMN   energi yang menyempit, restrukturisasi   mesin dividen. Kalau ruang
          sebagai pengendali langsung perusahaan   BUMN konstruksi, serta proyek jangka
          pelat merah. Fungsi regulasi dialihkan   panjang yang belum menghasilkan arus   investasi produktif ditekan
          ke Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN),   kas optimal.
          sementara kepemilikan saham dan      Memasuki kuartal ketiga 2025,   terlalu jauh, pertumbuhan
          pengelolaan investasi dikonsolidasikan ke   perbaikan mulai terlihat, meski tidak   jangka menengah justru
          Badan Pengelola Investasi Daya Anagata   merata. Perbankan BUMN relatif stabil.
          Nusantara—Danantara.              PT Bank Negara Indonesia (BNI) mencatat  terancam.
            Langkah ini dipresentasikan sebagai   laba bersih Rp15,12 triliun hingga
          koreksi struktural terhadap model lama   September 2025, turun 7,24 persen
          yang dinilai sarat konflik kepentingan,   secara tahunan, namun kredit tumbuh
          di mana negara berperan ganda sebagai   10,5 persen menjadi Rp812,2 triliun dan
          regulator sekaligus operator. Menteri   dana pihak ketiga melonjak 21,4 persen
          Hukum dan HAM Supratman Andi Agtas   menjadi Rp934,3 triliun—indikasi struktur
          menegaskan arah perubahan tersebut.   pendanaan yang lebih sehat berbasis
          “Dengan sendirinya Kementerian BUMN   CASA.
          dibubarkan dan diganti Badan Pengaturan   PT Bank Rakyat Indonesia (BRI)
          BUMN. BP BUMN berfungsi sebagai   membukukan laba bersih Rp41,23 triliun
          regulator, bukan operator,” ujarnya saat   pada kuartal ketiga 2025, turun 9,1 persen
          menjelaskan arsitektur UU baru tersebut.  yoy, dengan kredit tumbuh 6,2 persen


                                                                              www.stabilitas.id   Edisi 220 / 2026 / Th.XXI 75
   70   71   72   73   74   75   76   77   78   79   80